Categories: NASIONAL

Nama Dicatut, Susno Duadji Geram

JAKARTA, Selasa Kliwon –Komjen Pol. (Purn) Susno duadji, Mantan Kabareskrim Mabes Polri yang namanya sempat viral dalam perhelatan awal “Cicak VS Buaya” kaget melihat salah satu pemberitaan di media online yang mencatut namanya menuding Brigjen Aris sebagai pelaku penyiraman air keras terhadap Anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Susno Duadji menjelaskan dirinya tidak pernah diwawancarai secara ekslusife oleh media mana pun.Dia menyebut nama portal media online itu adalah republiknkri.net. Media ini menurutnya menyiarkan fitnah dan kebohongan.

Dia benar-benar  kaget atas pemberitaan itu. Susno tidak pernah berhubungan dengan wartawannya, tidak pernah dikonfirmasi, tidak pernah kontak oleh redaksi, tidak pernah bertemu dengan pihak republiknkri.net.

“Tiba tiba ada memuat statment saya yang menyebut bahwa pelaku utama penyiraman Novel adalah Brigjen Aris Budiman”, Jelasnya.

Pemberitaan tersebut sangat menyesatkan, berani membuat berita tendensius, fitnah, mengadu domba dan juga merusak citra dunia Pers  Indonesia dengan merelease berita abal-abal, semuanya ngarang, lanjut Susno dengan nada geram.

Untuk diketahui, saat ini Susno Duadji adalah aktifis dan pemerhati pertanian  di Kampung Halamannya Pagar Alam, Sumatera Selatan.

Ketika ditanya mengenai pendapatnya tentang perkembangan kasus penyiraman Novel, Susno Duadji menjawab, sekelas  Brigjen Aris Budiman, dia yakin tidak mungkin  perwira Polri berpangkat Jenderal mau melakukan perbuatan tercela seperti itu.

“Kami para perwira terlebih alumni Akabri/Akpol tidak mungkin melakukan perbuatan itu. Kami sejak masuk pendidikan Akademi sudah ditanamkan dan dipraktekan untuk berjiwa, bersikap, dan berprilaku sebagai seorang Perwira, kesatria , berani bertanggung jawab dan gak pengecut main”, jelas mantan perwira bintang tiga Polri ini.

Menurutnya,  pelaku perbuatan penyiraman  Novel Baswedan sangat tidak mungkin pelakunya perwira apalagi berpangkat jenderal.

Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Tito Karnavian sangat serius untuk mengungkap dan menangkap pelaku penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.

Novel itu dulu nya Perwira Polisi,  mana mungkin pelakunya perwira polisi, ungkap Susno menilai  hubungan KPK dan Polri sudah pada posisi  sangat baik.

Susno mengingatkan agar semua pihak tidak terpancing dengan issu-issu yang berniat mengadu domba Polri dengan KPK atau instansi lainnya

 

Redaksi

 

Sumber: SPB

infogunungkidul

Recent Posts

Hari Jadi Karangasem, Puluhan UMKM Gelar Bazar

GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Hari Jadi Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan yang ke-93 menggelar bazar UMKM,…

1 hari ago

Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON, GEMPA bumi dengan kekuatan Magnitudo 3,0 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah…

3 hari ago

Pertamina Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Hingga 2026 PT

PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…

6 hari ago

Tabrak Honda Beat, Seorang Pelajar Meninggal Dunia di TKP

GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

2 minggu ago

JAPFA dan LPER Resmikan Kemitraan Strategis

GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…

2 minggu ago

UNS Wisuda 1.082 Mahasiswa Periode VII Tahun 2026

SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…

3 minggu ago