Nama Dicatut, Susno Duadji Geram

1227

JAKARTA, Selasa Kliwon –Komjen Pol. (Purn) Susno duadji, Mantan Kabareskrim Mabes Polri yang namanya sempat viral dalam perhelatan awal “Cicak VS Buaya” kaget melihat salah satu pemberitaan di media online yang mencatut namanya menuding Brigjen Aris sebagai pelaku penyiraman air keras terhadap Anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Susno Duadji menjelaskan dirinya tidak pernah diwawancarai secara ekslusife oleh media mana pun.Dia menyebut nama portal media online itu adalah republiknkri.net. Media ini menurutnya menyiarkan fitnah dan kebohongan.

Dia benar-benar  kaget atas pemberitaan itu. Susno tidak pernah berhubungan dengan wartawannya, tidak pernah dikonfirmasi, tidak pernah kontak oleh redaksi, tidak pernah bertemu dengan pihak republiknkri.net.

“Tiba tiba ada memuat statment saya yang menyebut bahwa pelaku utama penyiraman Novel adalah Brigjen Aris Budiman”, Jelasnya.

Pemberitaan tersebut sangat menyesatkan, berani membuat berita tendensius, fitnah, mengadu domba dan juga merusak citra dunia Pers  Indonesia dengan merelease berita abal-abal, semuanya ngarang, lanjut Susno dengan nada geram.

Untuk diketahui, saat ini Susno Duadji adalah aktifis dan pemerhati pertanian  di Kampung Halamannya Pagar Alam, Sumatera Selatan.

Ketika ditanya mengenai pendapatnya tentang perkembangan kasus penyiraman Novel, Susno Duadji menjawab, sekelas  Brigjen Aris Budiman, dia yakin tidak mungkin  perwira Polri berpangkat Jenderal mau melakukan perbuatan tercela seperti itu.

“Kami para perwira terlebih alumni Akabri/Akpol tidak mungkin melakukan perbuatan itu. Kami sejak masuk pendidikan Akademi sudah ditanamkan dan dipraktekan untuk berjiwa, bersikap, dan berprilaku sebagai seorang Perwira, kesatria , berani bertanggung jawab dan gak pengecut main”, jelas mantan perwira bintang tiga Polri ini.

Menurutnya,  pelaku perbuatan penyiraman  Novel Baswedan sangat tidak mungkin pelakunya perwira apalagi berpangkat jenderal.

Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Tito Karnavian sangat serius untuk mengungkap dan menangkap pelaku penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.

Novel itu dulu nya Perwira Polisi,  mana mungkin pelakunya perwira polisi, ungkap Susno menilai  hubungan KPK dan Polri sudah pada posisi  sangat baik.

Susno mengingatkan agar semua pihak tidak terpancing dengan issu-issu yang berniat mengadu domba Polri dengan KPK atau instansi lainnya

 

Redaksi

 

Sumber: SPB




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.