BUDAYA

Ngerumpi Seni Tradisional Hidup Segan Matipun Tak Mau

Purwanto, dalang wayang kulit sekaligus guru karawitan setengah membenarkan, bahwa anak muda ada cenderung memilih seni kontemporer.

“Saya pengrawit juga dalang tetapi anak saya tidak mau meniru jejak. Dia lebih menyukai bergabung ke dalam group band.

Meski demikian Purwanto tidak terlalu cemas, karena di Padukuhan Putat Wetan, Desa Putat muncul pengrawit putri dari kalangan karang taruna. Sayangnya, kata Purwanto, pengrawit putra masih sulit digerakkan.

Yang tidak kalah menggelisahkan adalah seni macapat. Selama ini yang menekuni terbatas orang tua. “Itu pun soal latihan dan penampilan tidak memiliki tingkat keajegan yang memadai,” tegas Purwanto.

Page: 1 2 3

infogunungkidul

Recent Posts

Adu Banteng CBR Vs Supra, Satu Korban Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SABTU WAGE, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Perempatan…

1 bulan ago

Cuaca Yogya Hari Ini, Hujan Disertai Petir

YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, SEJUMLAH wilayah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hari ini diperkirakan…

1 bulan ago

Pensiunan PNS Dinas Kesehatan, Ditemukan Meninggal Dunia di Rumah

WONOSARI - KAMIS KLIWON | BDM (58) seorang lelaki pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Dinas…

2 bulan ago

Pulang Sekolah, Bocah SD Tewas Mengenaskan Setelah Tersambar Muatan Mobil Pick Up

GUNUNGKIDUL – KAMIS KLIWON | Kecelakaan tragis menimpa seorang pelajar Sekolah Dasar (SD) di Jalan…

2 bulan ago

Ribuan SPPG Dilarang Beroperasi Sementara Waktu

GUNUNGKIDUL - KAMIS KLIWON Setidaknya 1.780 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dilarang beroperasi untuk sementara…

2 bulan ago

Polisi Terbitkan DPO Pelaku Pengeroyokan Pelajar 16 Tahun

YOGYAKARTA - RABU PON | POLRES Bantul resmi menerbitkan Daftar Pencarian Orang atau (DPO) terhadap…

2 bulan ago