PALIYAN-Jumat Kliwon | Ribuan masyarakat Desa Sodo Kecamatan Paliyan dan sekitarnya tumpah ruah di sepanjang jalan rute pawai budaya, tradisi adat tahunan Babad Dalan Sodo, Jumat, (14/06) siang.
Sekelumit Tentang Babad Sodo
Tradisi Babad Dalan Sodo berawal dari kisah turun temurun. Konon Desa Giring dan Sodo pernah terjadi wabah (Jawa: pagebluk). Kemudian para tokoh masyarakat menyarankan agar masyarakat berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan berwasilah kepada leluhur mereka yaitu Ki Ageng Giring.
Atas saran tersebut, warga kemudian berupaya mencari makam Ki Ageng Giring. Pada saat mencari makam tersebut, di sepanjang jalan mereka membersihkan (Jawa: Babad) jalan menuju lokasi makam.
Dalam mereka membersihkan jalan, mereka mendapati sebidang tanah yang berbau wangi dan terdapat bangkai burung tinggal tulang berceceran di sekitarnya.
Ketika masyarakat membuat jalan tersebut, ditemukan beberapa buah benda yaitu tutup kepala dan sebuah tongkat yang diberi nama kethu dan teken.
Benda tersebut dipercaya masyarakat sebagai barang milik Ki Ageng Giring. Para pencari makam tadi berjanji akan melakukan syukuran (Jawa: ambengan) apabila Desa Giring dan Sodo dapat kembali tentram seperti dulu tanpa pagebluk. Demikianlah sepenggal kisah yang hingga kini masih dilestarikan dan diperingati dalam bentuk Babad Dalan Sodo.
Video: Babad Dalan Sodo
GUNUNGKIDUL-RABU PON, Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…
YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…
GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…