Kirab budaya dalam rangka memeriahkan tradisi Babad Dalan Sodo dan Rasulan diawali masing-masing bregodo padukuhan berkumpul di lapangan desa, untuk selanjutnya dilepas secara resmi oleh Kades sesuai nomor urut pawai berkeliling desa.
Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan Gunungkidul Drs. Agus Kamtono, M.M menyampaikan, Babad Dalan Sodo merupakan budaya yang dilestarikan oleh warga masyarakat khususnya Desa Sodo, sebagai bentuk kondisi masyarakat yang tentram dan penuh gotong royong.
Adanya tradisi semacam ini menurut Agus Kamtono, dapat dijadikan sebagai modal Kabupaten Gunungkidul dalam membangun masyarakatnya untuk menuju kesejahteraan.
“Ini bedanya Kabupaten Gunungkidul dengan wilayah kabupaten lain. Ada sekitar 9 (sembilan) wilayah di Gunungkidul yang lestari adat budayanya, tentu kita dukung dan kita kembangkan kedepan untuk menjadi wisata budaya,” terang Agus Kamtono.
Dalam prosesi budaya Babad Dalan Sodo, sepanjang jalan rute pawai budaya penuh sesak berjubel lautan manusia, hal tersebut juga menjadi berkah tersendiri bagi ratusan pedagang yang mangkal di pinggiran jalan. Bukan hanya pedagang kuliner, tetapi mainan anak, perabot rumah tangga, hingga penjual pakaian lengkap tersedia. Ag
Video: Babad Dalan Sodo
GUNUNGKIDUL – SENIN PAHING, Diduga kehilangan kendali, sepasang suami istri lanjut usia alami kecelakaan tunggal…
NGLIPAR - SENIN PAHING, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…