Babad Sodo Wujud Syukur:
Kepala Desa (Kades) Sodo Sunarya menjelaskan, tradisi Babad Dalan Sodo merupakan wujud syukur masyarakat kepada Tuhan atas rizki dan panen hasil pertanian yang telah diberikan.
Lebih lanjut Sunarya menjelaskan, prosesi acara diawali kenduri pada pagi hari dan siang harinya warga masyarakat se Desa Sodo menggelar karnaval dengan menampilkan ragam budaya dan potensi masing-masing padukuhan.
“Wujud syukur digelar sehabis panen dengan Babad Dalan dan Rasulan. Adapun kemasan dua acara tersebut berbeda. Tahun ini juga ada pawai budaya, dimana pelaksanaannya tiap dua tahun sekali,” jelas Sunarya.
Sunarya menambahkan, wilayah Desa Sodo terdiri dari 5 (lima) padukuhan dan setiap padukuhan memiliki potensi budaya dan home industri unggulan seperti, kerupuk kulit, kerajinan perak, dan lainnya.
“Waktu pelaksanaan Babad Dalan jatuh pada hari Jumat Kliwon serta untuk Rasulan nanti pada hari Senin Pon. Acara tradisi kita buat bersamaan untuk menyingkat waktu, jadi praktis rangkaian acara berlangsung selama satu minggu,” jelas Kades Sodo.
Video: Babad Dalan Sodo
BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…
YOGYAKARTA - KAMIS WAGE, SEBANYAK 3.865 mahasiswa Universitas Gadjah Mada program sarjana dan sarjana terapan…
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, SEBANYAK 18.850 mahasiswa baru atau Maba Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Tahun…
YOGYAKARTA - JUMAT PON, SEBANYAK 5.880 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 Universitas Pembangunan Nasional Veteran…
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, TIM Admisi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bergerak aktif mengenalkan International Undergraduate…
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…