Babad Sodo Wujud Syukur:
Kepala Desa (Kades) Sodo Sunarya menjelaskan, tradisi Babad Dalan Sodo merupakan wujud syukur masyarakat kepada Tuhan atas rizki dan panen hasil pertanian yang telah diberikan.
Lebih lanjut Sunarya menjelaskan, prosesi acara diawali kenduri pada pagi hari dan siang harinya warga masyarakat se Desa Sodo menggelar karnaval dengan menampilkan ragam budaya dan potensi masing-masing padukuhan.
“Wujud syukur digelar sehabis panen dengan Babad Dalan dan Rasulan. Adapun kemasan dua acara tersebut berbeda. Tahun ini juga ada pawai budaya, dimana pelaksanaannya tiap dua tahun sekali,” jelas Sunarya.
Sunarya menambahkan, wilayah Desa Sodo terdiri dari 5 (lima) padukuhan dan setiap padukuhan memiliki potensi budaya dan home industri unggulan seperti, kerupuk kulit, kerajinan perak, dan lainnya.
“Waktu pelaksanaan Babad Dalan jatuh pada hari Jumat Kliwon serta untuk Rasulan nanti pada hari Senin Pon. Acara tradisi kita buat bersamaan untuk menyingkat waktu, jadi praktis rangkaian acara berlangsung selama satu minggu,” jelas Kades Sodo.
Video: Babad Dalan Sodo
WONOSARI - SABTU PON, Sebuah tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…
GUNUNGKIDUL – RABU KLIWON, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…
GUNUNGKIDUL – SELASA PON, Seorang laki-laki berinisial S (64), warga Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, ditemukan…
PALIYAN - MINGGU PAHING, Pengemudi Toyota Inova diduga mengantuk mengakibatkan kecelakaan beruntun di Jalan Paliyan-Saptosari,…
YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIT Studi Hukum Perdata (USHP) Fakultas Hukum Universitas Janabadra resmi meluncurkan…
GUNUNGKIDUL – SABTU LEGI, Menyongsong libur nasional dan perayaan Paskah 2026, Kepolisian Resor (Polres) Gunungkidul…