Babad Sodo Wujud Syukur:
Kepala Desa (Kades) Sodo Sunarya menjelaskan, tradisi Babad Dalan Sodo merupakan wujud syukur masyarakat kepada Tuhan atas rizki dan panen hasil pertanian yang telah diberikan.
Lebih lanjut Sunarya menjelaskan, prosesi acara diawali kenduri pada pagi hari dan siang harinya warga masyarakat se Desa Sodo menggelar karnaval dengan menampilkan ragam budaya dan potensi masing-masing padukuhan.
“Wujud syukur digelar sehabis panen dengan Babad Dalan dan Rasulan. Adapun kemasan dua acara tersebut berbeda. Tahun ini juga ada pawai budaya, dimana pelaksanaannya tiap dua tahun sekali,” jelas Sunarya.
Sunarya menambahkan, wilayah Desa Sodo terdiri dari 5 (lima) padukuhan dan setiap padukuhan memiliki potensi budaya dan home industri unggulan seperti, kerupuk kulit, kerajinan perak, dan lainnya.
“Waktu pelaksanaan Babad Dalan jatuh pada hari Jumat Kliwon serta untuk Rasulan nanti pada hari Senin Pon. Acara tradisi kita buat bersamaan untuk menyingkat waktu, jadi praktis rangkaian acara berlangsung selama satu minggu,” jelas Kades Sodo.
Video: Babad Dalan Sodo
GUNUNGKIDUL – SABTU WAGE, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Perempatan…
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, SEJUMLAH wilayah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hari ini diperkirakan…
WONOSARI - KAMIS KLIWON | BDM (58) seorang lelaki pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Dinas…
GUNUNGKIDUL – KAMIS KLIWON | Kecelakaan tragis menimpa seorang pelajar Sekolah Dasar (SD) di Jalan…
GUNUNGKIDUL - KAMIS KLIWON Setidaknya 1.780 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dilarang beroperasi untuk sementara…
YOGYAKARTA - RABU PON | POLRES Bantul resmi menerbitkan Daftar Pencarian Orang atau (DPO) terhadap…