PALIYAN-Jumat Kliwon | Ribuan masyarakat Desa Sodo Kecamatan Paliyan dan sekitarnya tumpah ruah di sepanjang jalan rute pawai budaya, tradisi adat tahunan Babad Dalan Sodo, Jumat, (14/06) siang.
Sekelumit Tentang Babad Sodo
Tradisi Babad Dalan Sodo berawal dari kisah turun temurun. Konon Desa Giring dan Sodo pernah terjadi wabah (Jawa: pagebluk). Kemudian para tokoh masyarakat menyarankan agar masyarakat berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan berwasilah kepada leluhur mereka yaitu Ki Ageng Giring.
Atas saran tersebut, warga kemudian berupaya mencari makam Ki Ageng Giring. Pada saat mencari makam tersebut, di sepanjang jalan mereka membersihkan (Jawa: Babad) jalan menuju lokasi makam.
Dalam mereka membersihkan jalan, mereka mendapati sebidang tanah yang berbau wangi dan terdapat bangkai burung tinggal tulang berceceran di sekitarnya.
Ketika masyarakat membuat jalan tersebut, ditemukan beberapa buah benda yaitu tutup kepala dan sebuah tongkat yang diberi nama kethu dan teken.
Benda tersebut dipercaya masyarakat sebagai barang milik Ki Ageng Giring. Para pencari makam tadi berjanji akan melakukan syukuran (Jawa: ambengan) apabila Desa Giring dan Sodo dapat kembali tentram seperti dulu tanpa pagebluk. Demikianlah sepenggal kisah yang hingga kini masih dilestarikan dan diperingati dalam bentuk Babad Dalan Sodo.
Video: Babad Dalan Sodo
PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…