Video: Babad Dalan Sodo

305

PALIYAN-Jumat Kliwon | Ribuan masyarakat Desa Sodo Kecamatan Paliyan dan sekitarnya tumpah ruah di sepanjang jalan rute pawai budaya, tradisi adat tahunan Babad Dalan Sodo, Jumat, (14/06) siang.

Sekelumit Tentang Babad Sodo

Tradisi Babad Dalan Sodo berawal dari kisah turun temurun. Konon Desa Giring dan Sodo pernah terjadi wabah (Jawa: pagebluk). Kemudian para tokoh masyarakat menyarankan agar masyarakat berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan berwasilah kepada leluhur mereka yaitu Ki Ageng Giring.

Keunikan Masjid Tiban Gambarsari

Atas saran tersebut, warga kemudian berupaya mencari makam Ki Ageng Giring. Pada saat mencari makam tersebut, di sepanjang jalan mereka membersihkan (Jawa: Babad) jalan menuju lokasi makam.

Dalam mereka membersihkan jalan, mereka mendapati sebidang tanah yang berbau wangi dan terdapat bangkai burung tinggal tulang berceceran di sekitarnya.

Ketika masyarakat membuat jalan tersebut, ditemukan beberapa buah benda yaitu tutup kepala dan sebuah tongkat yang diberi nama kethu dan teken.

Benda tersebut dipercaya masyarakat sebagai barang milik Ki Ageng Giring. Para pencari makam tadi berjanji akan melakukan syukuran (Jawa: ambengan) apabila Desa Giring dan Sodo dapat kembali tentram seperti dulu tanpa pagebluk. Demikianlah sepenggal kisah yang hingga kini masih dilestarikan dan diperingati dalam bentuk Babad Dalan Sodo.

Video: Babad Dalan Sodo




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.