Video: Babad Dalan Sodo

5298

Babad Sodo Wujud Syukur:

Kepala Desa (Kades) Sodo Sunarya menjelaskan, tradisi Babad Dalan Sodo merupakan wujud syukur masyarakat kepada Tuhan atas rizki dan panen hasil pertanian yang telah diberikan.

Lebih lanjut Sunarya menjelaskan, prosesi acara diawali kenduri pada pagi hari dan siang harinya warga masyarakat se Desa Sodo menggelar karnaval dengan menampilkan ragam budaya dan potensi masing-masing padukuhan.

D’Trukan Park View Destinasi Wisata Baru Panorama Sungai di Gunungkidul

“Wujud syukur digelar sehabis panen dengan Babad Dalan dan Rasulan. Adapun kemasan dua acara tersebut berbeda. Tahun ini juga ada pawai budaya, dimana pelaksanaannya tiap dua tahun sekali,” jelas Sunarya.

Sunarya menambahkan, wilayah Desa Sodo terdiri dari 5 (lima) padukuhan dan setiap padukuhan memiliki potensi budaya dan home industri unggulan seperti, kerupuk kulit, kerajinan perak, dan lainnya.

“Waktu pelaksanaan Babad Dalan jatuh pada hari Jumat Kliwon serta untuk Rasulan nanti pada hari Senin Pon. Acara tradisi kita buat bersamaan untuk menyingkat waktu, jadi praktis rangkaian acara berlangsung selama satu minggu,” jelas Kades Sodo.

Video: Babad Dalan Sodo




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.