Yang dianggap tidak kalah menarik adalah sajian kesenian seperti pengrawit usia SD, paduan suara PKK, dan film dokumenter anti renternir. Tiga atraksi tersebut cukup menghipnotis tamu undangan.
BACA JUGA: Berkah, Jagung Gunung Bagus Melimpah
Saat paduan suara melantunkan lagu Ayunda Si Menik, Tim diikuti Camat, seluruh Kades dan perangkat desa se kecamatan Patuk spontan berdiri, bergoyang mengikuti irama.
Sujoko, Ketua tim penilai lomba desa 2019 – (Fotot: Bamabang Wahyu/infogk)
Sebelumnya, di bawah guyuran hujan, Kepala DP3APMD didampingi Camat Patuk, R Haryo Ambar Suwardi menyalami para pengrawit cilik.
“Hujan, rupanya merupakan tanda berkah, bahwa saya akan dipertemukan lagi dengan warga Nglanggeran pada lomba tingkat propinsi dan nasional,” tandas Sjoko, diiringi tepuk membahana segenap hadirin. /Bambang Wahyu Widayadi







