Yang dianggap tidak kalah menarik adalah sajian kesenian seperti pengrawit usia SD, paduan suara PKK, dan film dokumenter anti renternir. Tiga atraksi tersebut cukup menghipnotis tamu undangan.
BACA JUGA: Berkah, Jagung Gunung Bagus Melimpah
Saat paduan suara melantunkan lagu Ayunda Si Menik, Tim diikuti Camat, seluruh Kades dan perangkat desa se kecamatan Patuk spontan berdiri, bergoyang mengikuti irama.
Sebelumnya, di bawah guyuran hujan, Kepala DP3APMD didampingi Camat Patuk, R Haryo Ambar Suwardi menyalami para pengrawit cilik.
“Hujan, rupanya merupakan tanda berkah, bahwa saya akan dipertemukan lagi dengan warga Nglanggeran pada lomba tingkat propinsi dan nasional,” tandas Sjoko, diiringi tepuk membahana segenap hadirin. /Bambang Wahyu Widayadi
Page: 1 2
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…
GUNUNGKIDUL – SABTU WAGE, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Perempatan…
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, SEJUMLAH wilayah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hari ini diperkirakan…