WONOSARI, Selasa Pahing-Nonor Induk Kependudukan (NIK), KTP Elektronik untuk jenis kelamin perempuan memang tidak sesuai dengan tanggal lahir. Eko Subiantoro, Kadisduk Capil Gunungkidul mengatakan, perbedaan tersebut tidak menimbulkan persoalan, warga tidak perlu gusar.
“Banyak penanya terkait NIK yang tercantum di KTP-el tidak sama dengan tanggal, bulan, dan tahun lahir,” ujar Eko Subiantoro (2/18).
Dia membeberkan, bahwa NIK adalah data statis, tidak bisa diubah, bahkan setelah seseorang meninggal dunia.
Sebagian besar, NIK memang mengikuti tanggal, bulan, dan tahun lahir. Tapi dalam kasus tertentu ada NIK yang berbeda dengan tanggal, bulan, dan tahun lahir.
NIK bersifat unik dan tunggal, tercetak secara otomatis melalui sistem dan selamanya akan terekam, tak berubah, dan ada dalam database kependudukan Nasional.
Jika seseorang sudah merekam dan mempunyai KTP-el maka NIK yang ada di KTP-el itulah yang juga akan dicantumkan pada semua dokumen kependudukan, termasuk untuk dimanfaatkan oleh lembaga pengguna atau untuk pelayanan publik.
“NIK tidak bisa diubah dan tidak perlu diubah meskipun NIK tersebut berbeda dengan tanggal, bulan dan tahun lahir seseorang,” tandas dia.
Menunjuk contoh kasus, Eko Subiantoro menyatakan, NIK 340-304 -62-04-52- 0001 adalah NIK warga negara jenis perempuan. Angka 62, asalnya dari 22, karena tidak ada tanggal 62. Tetapi setiap warga perempuan Oleh sistem tanggal lahir selalu ditambah 40. Oleh sebab itu 62-04-52, dibaca sesuai tanggal aslinya adalah 22 April 1952 (22-04-52). Agung Sedayu_ig
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…
WONOSARI - SABTU PON, Sebuah tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…
GUNUNGKIDUL – RABU KLIWON, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…