WONOSARI-RABU PON | Bakti sosial dengan cara membagikan jamu tradisional untuk melawan Covid-19 di Gunungkidul, tidak semudah membagikan masker, sabun, tank penyemprot, atau sembako.
Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi menyarankan, relawan yang memikiki jamu tradisional perlu bekerjasama dengan Puskesmas, tidak langsung ke RSUD atau keluarga yang positif.
Kabar lama, setelah satu warga Wonosari atas nama Siti masuk ke RSUD setempat tanggal 5 April dan dinyatakan positif 13 April, menurut Tumija, Kepala Desa setempat, hingga kini (22/4/20) masih dirawat secara intensif.
Menyusul kabar terbaru, dua warga Wonosari, tidak disebut namanya, kategori Orang Tanpa Gejala dinyatakan positif oleh Dinas Kesehatan, dan masuk ke RSUD Wonosari pula.
Sementara itu, mobilisasi penduduk dari zona merah ke zona relatif aman (Gunungkidul) menjelang Idul Fitri diperkirakan agak sulit dihambat.
Serapat apa pun, pos pencegatan yang dikalukan Dinas Perhubungan untuk menyaring pemudik pasti bocor. Artinya, itu satu tanda, bahwa ada yang lolos dari pengamatan.
Dalam konteks menjaga segala kemungkinan bertambahnya pasien positif, komunitas relawan tanpa nama (KRTN) melakukan aksi soial, membagikan jamu corona secara gratis khusus kepada pasien positif.
Aksi sosial tersebut murni untuk kepentingan kemanusiaan. Menurut KRTN, nenolong sesama dari kesulitan melawan corona, tidak ada yang sia-sia.
Tetapi ketika Selasa 21/4/20 KRTN datang ke Gugus Desa Wonosari, Kades Tumija menjelaskan di tingkat lapangan ada prosedur yang tidak mudah ditembus.
“Ini Betul,” kata Tumija.
Terpisah, Ketua Gugus Kabupaten Gunungkidul, Dr. Drs. Immawan Wahyudi, MH menyatakan, jamu tradisional dimungkinkan lebih tepat dan manjur untuk mengobati Corona.
Terkait KRTN yang tidak bisa bergerak leluasa di wilayah penderita Covid-19, Wakil Bupati menyarankan, bahwa KRTN harus melalui pintu lain, bekerjasama Puskesmas.
Berbicara soal testimoni, Andi Finki, anggota Moge Kota Solo, yang dinyatakan positif, sekarang negatif setelah minum ramuan tradisional hasil temuan Laksono warga Turi, Kabupaten Sleman yang ditawarkan KRTN. (Bambang Wahyu Widayadi)
YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…
GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON. Upacara adat tradisi pembukaan Cupu Kyai Panjala dilaksankan pada hari ini,…
GUNUNGKIDUL - MINGGU PON, Beberapa agenda kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196 terlaksana dengan…