WONOSARI, Kamis Pon – Pemeritah Daerah Kabupaten Gunungkidul makin giat membangun dunia pariwisata. Seluruh penjuru mata angin dikebut. Satu yang masih tertatih, yakni soal pembangunan infrastruktur ketika pariwisata ngrengseng dipacu.
Patut diapresiasi, Pemkab Gunungkidul menggarap pariwisata secara tepung gelang, barat timur, utara, selatan, juga tegah, dijamah tidak ada yang ketinggalan.
Slamet, S.Pd. MM, menyebut, Agustus 2017 ada dua even besar digelar di sisi utara Gunungkidul. Menurutnya itu bagian dari promosi agar Guntara (Gunungkidul bagian utara) kebagian kue boming pariwisata.
“Ben ojo mung kebagian bleduge,” ujar anggota DPRD DIY, (31/08).
Sriten, lanjut politisi Golkar ini, mascotnya lomba paralayang. Green Vilage Gedangsari (GVG) mascotnya fliying fox terpanjang di Asia 625 m.
Sebagai bagian masyarakat Guntara, Slamet bangga atas perhatian pemerintah daerah kabupaten dan propinsi dalam mensuport pemerataan pembangunan.
“Saya sangat berharap agar support tersebut juga dalam bentuk infrastruktur jalan menuju Sriten dan GVG,” tegasnya.
Menurutnya, Guntara layak dijadikan wisata alternative, sekaligus untuk mengurai kemacetan wisata pantai.
Dia mengakui wisata pantai memang primadona. Tetapi tidak ada salahnya wisatawan diberi banyak pilihan karena Gunungkidul kaya akan tempat wisata.
Alokasi anggaran yang besar ke sisi utara, menurut Slamet tidak harus membuat cemburu masyarakat sisi selatan, karena hal ini merupakan bagian dari strategi pembangunan. Agung Sedayu
PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…