NGLIPAR -Sabtu Wage | Edi Susilo, tokoh Partai Amanat Nasional (PAN) keluar dari pertapaan politik. Selama ini, dia memilih diam. Begitu partai lain agresif melakukan penjaringan Bacabup dan Bacawabup, secara personal dia tidak mau tinggal diam.
Setelah mencermati alur partai lain, Edi Susilo menyatakan, PAN membuat trend baru, tidak anut-grubyuk melakukan penjaringan.
VIDEO TERBARU :
“Tetapi mencari titik temu antara partai yang sepaham dan sevisi, kemudian mendorong putra – putra terbaik Indonesia untuk membangun Gunungkidul,” ujarnya, (26/10/19).
Edi Susilo memperjelas cara yang ditempuh, bahwa PAN berembuk secara internal antara partai dengan para bakal calon pasangan yang akan diusung.
“Berikutnya, pasangan itu kami tawarkan kepada partai sahabat,” tandas Edi Susilo.
Menyinggung partai sahabat, dia menyebut PKS, PPP serta PKB. Ketiga parpol itu, kata Edi, ketuanya pernah berkomunikasi secara intens dengan PAN.
Ditanya soal kontestan pilkada 23 September 2020, Edi Susilo meyakini hanya ada tiga paslon. Satu dari PDIP, dua dari NasDem, dan tiga dari PAN.
“Minggu malam, (27/10/19) Fungsionaris PAN akan menemui salah satu tokoh yang memiliki potensi dobel gardan. Artinya bisa dipasang sebagai Bacabup sekaligus Bacawabup,” pungkasnya tanpa mau menyebut nama.
(Bambang Wahyu Widayadi)
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang tergolong brutal bahkan sadis terhadap…
WONOSARI – RABU KLIWON, Seorang remaja di Gunungkidul, menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan brutal oleh…
GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI , SEORANG Lansia berhasil ditemukan tim SAR Gabungan dengan selamat setelah…
GUNUNGKIDUL — RABU PON, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) warga Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar, Kabupaten…
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…