Pandemi Hampir Setahun, Hotel & Resto di Gunungkidul Mulai Dijual

1092

WONOSARI-SENIN WAGE | Dampak Pandemi COVID-19 menghantui para pengusaha hotel dan restoran di Gunungkidul. Pandemi yang sudah berlangsung hampir 1 tahun ini membuat usaha mereka terpuruk. Bahkan dalam sebulan terakhir industri ini kian berat akibat pemberlakuan Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PSTKM).

Akibatnya, sejumlah hotel seperti penginapan ataupun Homestay dan juga rumah makan kini mulai dijual. Para pengusaha merasa industri ini semakin berat karena omset mereka terus menerus menurun seiring pemberlakuan PSTKM.

MenurutKetua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Gunungkidul, Sunyoto mengatakan bahwa, pihaknya mencatat sudah ada 2 homestay besar di wilayah Kapanewonan Semanu dan Kapanewon Playen. yang ditawarkan akan dijual.

“Ada juga beberapa restoran yang sudah ditawarkan kepada pembeli,” ucapnya, Senin (08/02/2021) siang.

Sunyoto menambahkan, dampak instruksi PSTKM diakui cukup luar biasa.

“Dampak penurunan kunjungan restoran dan hunian hotel akibat pemberlakuan PSTKM ini mencapai 90 persen lebih,” pungkasnya. (Heri)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.