PERISTIWA

Panen Raya Padi Bulak Sawah, 1000 M² Hasilkan 7 Ton Gabah

PLAYEN-RABU PAHING | Panen raya padi di Bulak Sawah, Kelompok Tani Lestari Padukuhan Ngasemrejo, Kalurahan Ngawu, Kapanewon Playen berhasil sukses dan memuaskan, Rabu, (02/03/2022) siang. Hasil ubinan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kapanewon Palayen diketahui, setiap lahan 1000 M² rata-rata menghasilkan 7 ton gabah.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Rayat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunungkidul dari Partai Demokrat, Supriyani Astuti, S.Sos menyampaikan apresiasi atas hasil panen padi Kelompok Lestari yang melimpah.

“Biasanya warga Ngasemrejo setiap tahun dengan dua kali ditanami padi dan satu kali ditanami brambang, harapan saya kedepan dapat ditanami sayur mayur,” ungkap Supriyani.

Lebih lanjut Supriyani menyampaikan, selaku wakil rakyat, dirinya memiliki tanggungjawab untuk turun langsung ke lapangan melihat dan mendengar keluh kesah warga. Dengan membaur bersama masyarakat, Supriyani meyakini aspirasi dan kehendak warga dapat dia perjuangkan.

Sementara itu petugas PPL Kelompok Tani Lestari, Heni Fahmiati Eka Ratnasari, S.P, M.MA menjelaskan, panen padi yang dilaksanakan saat ini varietas in pari 42 dengan luasan lahan 10 hektar lebih. Hasil ubinan diketahui, setiap 2,5 M² didapat 5,4 kilo gram gabah.

“Untuk provitas 1 hektar didapat 7 ton gabah. Karena di sini sawah maka penanaman dengan cara persemaian. Ini cukup puaskan hasilnya,” jelas Heni.

Senada dengan Heni, Purwadi selaku Mantri Tani menjelaskan, hasil yang didapat panen raya saat ini tidak lepas dari kekompakan anggota kelompok. Selain itu ditunjang dengan teknologi pertanian sehingga panen padi berhasil dengan baik.

“Kita dapat menghasilkan panen bagus karena penerapan teknologinya dilaksanakan dengan tepat dari awal hingga masa panen ini,” ungkap Purwadi.

Purwadi berharap Kelompok Tani Lestari ke depan tetap kompak dalam melaksanakan program penanaman pangan khususnya padi.

Ditempat yang sama, Ketua Kelompok Tani Lestari, Suyatno menyampaikan, dalam kegiatan pertanian dirinya membentuk Taruna Tani dengan mengajak para kawula muda atau yang masih usia produktif untuk belajar tentang ilmu pertanian.

“Kita ajak mereka untuk ikut dalam penyuluhan pertanian baik cara menanam, merawat dan lainnya. Menjadi petani itu jangan malu atau risih karena sesungguhnya petani itu penting sebagai soko guru bangsa. Bila yang muda tidak mau bertani, terus siapa lagi,” tutup Suyatno. (Agus SW)

infogunungkidul

Recent Posts

Prof Sony Warsono Resmi jadi Guru Besar UGM

YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…

6 hari ago

Rektor UGM Buka Rangkaian PIONIR, Sambut 11.099 Mahasiswa Baru

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…

1 minggu ago

Momentum HUT RI ke-81, SD Muhammadiyah Mulusan II Unjuk Kemajuan

GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…

1 minggu ago

Seorang Kakek asal Gunungkidul Tewas Tertemper Kereta Api

SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul,  DIY tewas…

1 minggu ago

Ratusan Kakak Asuh Maba UPN Veteran Yogya Jalani Pelatihan Bela Negara di AAU

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…

1 minggu ago

Kekeringan Akibat Kemarau Panjang di Gunungkidul Menjadi Perhatian Banyak Pihak

RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…

2 minggu ago