EKONOMI

Pangan Lokal Menghilang dari Jamuan Rapat Dinas

WONOSARI, Selasa Pahing | Suguhan pangan lokal dalam jamuan acara resmi Pemkab Gunungkidul pernah semarak  tahun 2013. Tahun 2019, sajian pangan lokal di meja rapat dinas, jarang dijumpai.

Tahun 2013, saya masih di DPRD Gunungkidul. Saking semangatnya sampai Bupati mengeluarkan Surat Edaran nomor 521/0843 tahun 2013 tentang Gerakan Konsumsi Pangan Lokal,” ujar anggota DPRD DIY, Slamet, S.Pd. MM, (7/5).

Dia bangga, karena setiap rapat ada sajian pangan lokal,  yang penyajianya tanpa plastik.  Menurut Slamet, itu luar biasa.

Setelah 6 ( enam) tahun berlalu, sajian pangan lokal dirasa semakin menurun, bahkan cenderung hilang dari meja rapat pemerintah daerah. Pangan lokal hanya dijumpai di moment lomba desa.

Acuan  kebijakan pangan lokal, menurut Slamet, bahkan ada padaUU No. 18 tahun 2012 tentang Pangan; PP No. 17 tahun 2015 tentang Ketahanan Pangan dan Gizi; Perpres No. 22 tahun 2009 tentang Kebijakan Percepatan Penganekaragaman Pangan Berbasis Sumberdaya Lokal;  Permentan No. 43 tahun 2009 tentang Gerakan Percepatan Penganekaragaman Pangan Berbasis Sumberdaya Lokal;  juga di Pergub DIY No. 88 tahun 2012 tentang Petunjuk Pelaksanaan Gerakan Percepatan Penganekaragaman Pangan Berbasis Sumberdaya Lokal.

Menurut Slamet, pangan yang diproduksi di Kabupaten Gunungkidul sangat bervariasi. Dia menyebut ubi kayu, ubi jalar, uwi gembili, jagung, kedelai, kacang tanah, pisang, srikaya, daging kambing, sapi, ayam buras, lele, dan lobster.

Kebijakan penyajian pangan lokal bukan tanpa tujuan, demikian Slamet mengajukan argumen,  minimal dalam rangka mengurangi konsumsi beras dan gandum, serta meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya petani agar gumregah.

“Pemerintah, masyarakat serta penyedia jasa boga (catering, rumah makan), merupakan sasaran yang perlu diwajibkan menyediakan pangan lokal untuk acara rapat dinas,* pungkas Slamet. (Red)

infogunungkidul

Recent Posts

Polda DIY Raih Penghargaan 12 Satker Predikat Pelayanan Prima & Zona Integritas

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…

4 hari ago

Kakek 70 Tahun Gantung Diri di Pohon Jambu Mete

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta,  M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…

4 hari ago

Scoopy Tabrak Ambulan PMI, Satu Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…

4 hari ago

Mobil Brimob Polda DIY Terserempet KA Bandara

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…

4 hari ago

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Peringkat Tertinggi PTKIN di Indonesia

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…

4 hari ago

Ribuan Lulusan Pascasarjana UGM Jalani Proses Wisuda

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…

4 hari ago