WONOSARI, Selasa Pon—Aktivitas jual beli komoditas palawija di Jl MGR Sugiyo Pranoto (depan Rumah Dinas Kapolres Gunungkidul) segera bergeser. Los/kios di Pasar Besole Baleharjo yang saat ini kosong siap ditempati para pedagang palawija ini.
“Nanti mereka menempati los/kios itu secara gratis. Tujuannya agar lalu lintas di jalan MGR Sugiyo Pranoto tidak terganggu aktifitas jual beli palawija,” terang Sumaryo, pengelola Pasar Besole.
Sumaryo memastikan tidak ada pungutan untuk para pedagang palawija. Sebab dengan banyaknya pedagang memenuhi los/kios di Pasar Besole maka perputaran ekonomi juga akan berjalan semakin dinamis.
“Itu kios pedagang ikan yang tidak terpakai sudah kita ajukan ke Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) agar dilakukan penghapusan sebab tidak berfungsi. Maka setelah dihapuskan akan segera dirobohkan gedungnya untuk akses jalan keluar masuk,” tambahnya.
Menurutnya, kios ikan tidak bisa berjalan lantaran banyak pedagang yang setelah mendapatkan bantuan justru beralih tempat dan tidak berdagang di Pasar Besole. Padahal bermacam bantuan dari DKP sudah diterima sepenuhnya oleh pedagang. Maka daripada mangkrak, diusulkan agar dilakukan penghapusan asset saja. Red
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…
GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…
SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY tewas…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…
RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…