Pembangunan Pelabuhan Perikanan Pantai Gesing, Jangan Mengorbankan Nelayan Kecil

816

PANGGANG-MINGGU WAGE | Pembangunan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Gesing, Kalurahan Girikarto, Kapanewon Panggang, hendaknya tetap memprioritaskan kepentingan nelayan kecil. Meski pelabuhan tersebut dapat menampung kapal-kapal besar.

Hal tersebut dikatakan Sudin Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Gunungkidul, Sabtu (02/03/2024).

Sudin berpesan untuk memprioritaskan nelayan-nelayan kecil, Hal tersebut ia katakan saat meninjau progres pembangunan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Gesing.

“Kedepan agar diprioritaskan untuk nelayan-nelayan kecil di pelabuhan ini,” katanya.

Mengingat letak Geografi yang berbatasan langsung dengan laut, Kabupaten Gunungkidul menjadi salah satu daerah yang kaya dengan hasil lautnya.

Guna mendukung sektor kelautan tersebut, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) membangun fasilitas pelabuhan ikan.

Salah satunya Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Gesing, Kalurahan Girikarto, Kapanewon Panggang, Kabupaten Gunungkidul.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Anggia Erma Rini juga menilai, bahwa konsep pelabuhan Gesing tersebut cukup bagus.

Dengan konsep wisata, menurut Anggia, pelabuhan ikan ini terlihat menarik dengan penataan oleh Pemerintah Provinsi DIY.

“Harapannya kedepan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, utamanya bagi nelayan kecil,” imbuhnya.

Seperti diketahui, bahwa Pelabuhan Perikanan Pantai Gesing mulai dibangun pada tahun 2022 lalu dengan dana Keistimewaan.

PPP Gesing nantinya akan dapat menampung kapal sekoci 10-30 Grosston (GT) sebanyak 40 kapal, dan perahu motor tempel sebanyak 50 PMT dengan ukuran 30 GT.

Tampak dalam rombongan Dinas Kelautan dan Perikanan DIY Bayu Mukti Sasongka, Wakil Bupati Gunungkidul Heri Santoso, serta pihak terkait lainnya.

(Surya)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.