WONOSARI, Senin Kliwon – Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia membuka program unggulan satu juta domain gratis. Langkah itu dilakukan untuk menumbuhkan konten positif prduktif. Sementara itu publik menyayangkan program tersebut tidak tersosialisasi secara maksimal.
Program sejuta domain gratis, dirancang untuk mendorong optimalisasi akses internet dalam negeri dan mempercepat akses konten lokal.
Dalam jangka panjang, demikian sumber resmi di http://1juta.id/ menyebutkan, program ini akan membuat akses internet menjadi lebih murah karena akses internet dalam negeri makin dominan, tidak membutuhkan bandwidth internasional yang mahal.
Program ini memberikan Website (Domain dan Hosting) gratis bagi pelaku UKM, Sekolah, Pesantren, Komunitas, serta desa dengan menggunakan nama domain Indonesia (ID).
Dalam hal pelayanan, Kemenkominfo bekerja sama dengan fasilitator yang tersebar di 20 kota di Indonesia seperti : Jakarta, Surabaya, Bojonegoro, Yogyakarta, Solo, Bandung, Majalengka, Bandar Lampung, Makasar, Mataram, Banjarmasin, Palembang, Padang, Pontianak, Semarang, Pekalongan, Denpasar, Manado, Medan, serta Aceh.
Untuk mendapatkan fasilitas 1 juta domain gratis kelompok sasaran bisa menguhubungi 421 fasilitator yang tersebar di 20 kota di Indonesia pada http://1juta.id/fasilitator/.
Sesuai informasi yang disampaikan Yogie Agung Prabowo, satu dari 25 fasilitator DIY, pengajuan permohonan 1 juta domain paling lambat akhir Agustus 2017.
Ridwan pendamping teknis UKM mempertanyakan minat para pengelola UKM Gunungkidul, mengingat keterbatasan kemampuan sumberdaya manusia.
Selebihnya, menurut pengamatan dia, sosialisasi 1 juta domain gratis sangat terbatas, termasuk kurang maksimal. Akibatnya, publik atau institusi yang menjadi sasaran belum banyak mengetahui.
Reporter: Maretha













