PEMKAB GUNUNGKIDUL

Pemerintahan Badingah Berhasil Pertahankan WTP 5 Kali Berturut-Turut

WONOSARI-JUMAT LEGI | Laporan keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Penghargaan WTP tersebut diberikan pada Jumat (02/10/2020) pagi.

Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan DIY Sahat Panggabean mengatakan, predikat WTP tersebut diberikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) RI pada Pemkab Gunungkidul. Penghargaan tersebut sekaligus bukti Pemkab Gunungkidul telah berhasil mempertahankan predikat WTP selama 5 kali berturut-turut.

“Keberhasilan Pemkab Gunungkidul dalam mempertahankan predikat WTP menjadi hal yang cukup luar biasa. Soalnya tak banyak Pemerintah Daerah yang mampu melakukan hal ini,” katanya usai penyerahan di Rumah Dinas Bupati Gunungkidul.

Sahat menambahkan, Predikat WTP menandakan bahwa Laporan Keuangan Anggaran Daerah (APBD) dilakukan sesuai aturan. Begitu pula mengenai prinsip hingga norma pengelolaan keuangan yang artinya bisa ditaati dengan baik.

“Ini juga menunjukkan komitmen penuh Pemerintah Daerah dalam mematuhi aturan Pemerintah Pusat, terkait laporan pertanggungjawaban keuangannya,” ucapnya.

Dalam penyerahan penghargaan tersebut, Sahat datang bersama sejumlah pejabat didampingi oleh Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Wonosari Susanti Subagio. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Bupati Gunungkidul Badingah.

Selain Badingah, tampak pula sejumlah pejabat lingkungan Pemkab Gunungkidul yang turut hadir antara lain, Sekretaris Daerah Gunungkidul Drajad Ruswandono dan Kepala Diskominfo Gunungkidul Kelik Yunianto.

Pada sejumlah awak media, Badingah menyampaikan rasa syukurnya terhadap keberhasilan dalam mempertahankan predikat WTP selama
5 kali berturut-turut.

“Ini prestasi yang ditorehkan oleh teman-teman semuanya yang ada di lingkungan Pemkab Gunungkidul,” ungkapnya.

Badingah menyebut, bahwa predikat ini menjadi bukti bahwa jajarannya mampu mengelola keuangan daerah dengan baik. Begitu juga dengan kerjasama dan kolaborasi antar instansi yang sudah dilakukan.

Meski begitu, ia tetap berpesan agar seluruh jajaran Pemkab Gunungkidul tetap mengedepankan asas profesionalitas dalam pengelolaan keuangan. Sebab, menurutnya, pada akhirnya anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan daerah.

“Tetap memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat melalui pembangunan sesuai visi dan misi yang sudah terbentuk,” ujar Badingah. (Hery)

infogunungkidul

Recent Posts

Hari Jadi Karangasem, Puluhan UMKM Gelar Bazar

GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Hari Jadi Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan yang ke-93 menggelar bazar UMKM,…

3 hari ago

Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON, GEMPA bumi dengan kekuatan Magnitudo 3,0 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah…

5 hari ago

Pertamina Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Hingga 2026 PT

PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…

1 minggu ago

Tabrak Honda Beat, Seorang Pelajar Meninggal Dunia di TKP

GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

2 minggu ago

JAPFA dan LPER Resmikan Kemitraan Strategis

GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…

2 minggu ago

UNS Wisuda 1.082 Mahasiswa Periode VII Tahun 2026

SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…

3 minggu ago