Masyarakat pun, menurutnya, harus semakin menyadari bahwa penyebaran berita bohong yang bernada provokasi fitnah dan adu domba harus dilawan secara bersama-sama.
Pada gilirannya, menurut Bupati Badingah, pilkada identik dengan tiket dalam menentukan perjalanan pembangunan di Kabupaten Gunungkidul.
“Saya kira, masyarakat Kabupaten Gunungkidul saat ini sudah dewasa. Mereka memiliki pemahaman yang cukup baik terhadap norma maupun regulasi tentang pemilu yang demokratis dan berkualitas.
Untuk itu, tandas Badingah, momentum pilkada 2020 merupakan media pembelajaran politik dan demokrasi yang baik di Gunungkidul.
Pemilu berkualitas diharapkan berhasil memilih pemimpin yang terbaik berintegritas dan mampu mengemban amanat konstitusi. (Wnb)
Page: 1 2
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, SEBANYAK 876 mahasiswa Negeri Yogyakarta (UNY) mengikuti wisuda lulusan program Doktor,…
BANTUL - RABU PON, SEORANG pria berinisial AS (34) warga Panggang, Gunungkidul, ditangkap polisi usai…
GUNUNGKIDUL-RABU PON, Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…
YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…