PATUK – Rabu Pon | Dunia politik Gunungkidul, kelihatannya mulai kencang berdenyut. Tokoh berlatarbelakang militer merangsek lebih awal dalam bursa Pilkada 23 September 2020. Beberapa hal cukup menarik untuk dicermati.
Modal yang dikeluarkan pasti tidak sedikit. Adakah cukong yang duduk di balik para kandidat tersebut. Ini pertanyaan penting pertama, yang tidak bisa dianggap sepele.
“Pertanyaan kedua, seperti apa gaya kepemimpinan kandidat militer, kalau nanti berhasil menduduki kursi Kepala Daerah,” ujar Bekti Wibowo Suptinarso, pada forum kecil, menakar kandidat Bupati Sipil versus Militer di tongkrongan Kopi Putat, Selasa, (16/07/19).
Tentara aktif, tetapi mulai bergerak dan berproses, jauh sebelum KPUD selaku penyelenggara Pilkada menyusun jadwal Pemilukada. Ini menunjukkan, bahwa Kabupaten Gunungkidul, cukup seksi untuk diperebutkan.
“Paling tidak Sumber Daya Alam (SDA) yang (46% lebih) adalah terluas dan terkuat di DIY itu, memiliki daya tarik di mata para Kandidat,” ujar Bekti W Suptinarso.
Page: 1 2
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta, M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…