PEMERINTAHAN

Pemkab Gunungkidul Menjamah Perbaikan Jalan Wilayah Guntara

GEDANGSARI-SABTU PON | Masyarakat Kalurahan Serut, Kapanewon Gedangsari menunggu lama ihwal perbaikan jalan. Pembangunan tersebut merupakan upaya agar Guntara (Gunungkidul Utara) Tengah dan Selatan berimbang. Termasuk rencana perbaikan Tanjakan Clongop.

Di Balai Kalurahan Serut, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPUPRKP) Gunungkidul melakukan sosialisasi Rabu, (24-5-23).

Penanganan Long Segment DAK Ruas Jalan Tawang-Serut ditandai peletakan batu pertama oleh Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, didampingi Kepala PUPR Irawan Jatmiko, Lurah Serut, dan kontraktor.

“Nilai kontrak pembangunan jalan Rp 7.890.260.000,00 jangka waktu pelaksanaan 150 hari kalender atau 5 bulan,” terang Irawan.

Dia menambahkan, panjang ruas Jalan Tawang-Serut 8,2 kilometer. Perbaikan jalan kabupaten tersebut berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK), dikerjakan secara swakelola.

“Ruas jalan menghubungkan dua Kapanewon, Patuk dengan Gedangsari,” terang Jatmiko.

Lurah Serut Tugiyanto mengatakan, masyarakat selama puluhan tahun menunggu. Karena jalan tersebut merupakan akses utama.

“Sebelumya kami mengira bahwa tidak diperhatikan. Infrastuktur terus tertinggal. Pak Bupati ternyata serius untuk kepentingan ekonomi,” kata Tugiyanto.

Bupati Gunungkidul, Sunaryanta sebelum melakukan peletakan batu pertama mengetahui bahwa Kalurahan Serut berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah. Dia berharap, setelah jalan diperbaiki, perekonomian masyarakat membaik

“Infrastuktur maksimal, ekonomi kerakyatan akan terwujut,” tegas Bupati.

Orang nomor satu di Bumi Handayani itu menambahkan, Pemkab Gunungkidul berupaya melakukan pembangunan jalan. Tetapi karena keterbatasan anggaran, perbaikan dilakukan secara bertahap.

“Termasuk memetakan potensi Gunungkidul Utara (Guntara). Agar seimbang dengan tengah dan selatan,” tandas Bupati.

Pemda Gunungkidul, lanjut Sunaryanta terus melakukan kajian bersama Provinsi, terkait perbaikan tanjakkan Clongop Gedangsari. Tanjakan tersebut akan diubah berkelok untuk mengurangi kerawanan saat kendaraan menanjak.

“Sudah ada komunikasi dengan Provinsi. Dianggarkan Rp 60 milyar melalui APBN,” pungkas Bupati Sunaryanta.

(Bambang Wahyu)

infogunungkidul

View Comments

  • Jalan terus sesue kemampuan, biarkan oposisi terus ngoceh kekurangan mu.
    Tetapi niat baik pasti di ridhoi alloh

Recent Posts

Polres Gunungkidul akan Usut Tuntas Kasus Dugaan Penganiayaan Brutal Terhadap Seorang Remaja di Wonosari

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang tergolong brutal bahkan sadis terhadap…

2 hari ago

Remaja di Gunungkidul Dikeroyok, Disiram Miras, Luka Dilumuri Garam

WONOSARI – RABU KLIWON, Seorang remaja di Gunungkidul, menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan brutal oleh…

3 hari ago

Kliwon Ditemukan Selamat di Hutan Sanglor

GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI , SEORANG Lansia berhasil ditemukan tim SAR Gabungan dengan selamat setelah…

1 minggu ago

Seorang Pria ODGJ Ditemukan Gantung Diri

GUNUNGKIDUL — RABU PON, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) warga Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar, Kabupaten…

1 minggu ago

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

3 minggu ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

4 minggu ago