Categories: EKONOMI

Pemkab Gunungkidul Panen Pedet, Hasil UPSUS SIWAB 2017

PLAYEN, Selasa Pon-Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Gunungkidul, di pasar Siyono, Logandeng, Playen, melakukan kegiatan panen pedet. Ini sebagai perwujudan kegiatan Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (UPSUS SIWAB) 2017.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Bambang Wisnu Broto mengatakan, program ini berupa Inseminasi Buatan (IB), pemeriksaan kebuntingan dan penanganan gangguan reproduksi.

“Untuk melihat keberhasilan UPSUS SIWAB diselenggarakan panen pedet sebagai evaluasi program tersebut,” ujar Bambang, Senin, (07/05).

Dijelaskan pula, kegiatan pengumpulan pedet dari hasil IB di Gunungkidul dalam kurun waktu 2017 dengan metode sampel.

Selain untuk mengevaluasi program UPSUS SIWAB, kegiatan panen pedet juga diharapkan dapat memberikan motivasi peternak agar dapat mendukung peningkatan jumlah, dan produksi sapi potong di Gunungkidul.

Di luar panen pedet, juga dilakukan pemberian layanan suntikan gratis dan pemberian obat cacing pada pedet yang dipamerkan.

Target akseptor Gunungkidul menurut Bambang Wisnu, 45.000, penanganan gangguan reproduksi 2.930 ekor, dan target kebuntingan 38.000 ekor.

Realisasi yang tercapai Pemeriksaan Kebuntingan (PKB) 6.197, IB 42.097 (93,55%), bunting 3.297 ekor (8,69%), penanganan gangguan reproduksi 3.188 ekor (108%).

Dijelaskan, Hijauan Pakan Ternak (HPT) yang digunakan untuk mendukung program, tersebar di 77 kelompok seluas 160 Hektare.

Realisasi HPT, Kaliandra 11.900 bibit, Indigofera 21.500 bibit, rumput gajah 883.500 dan rumpu odot 716.000 bibit. Semua penanaman HPT, ditanam dan didistribusikan Juli 2017.

Khusus tahun 2018 target akseptor 45.000, target penanganan reproduksi 2.000 ekor, target kebuntingan 38.000 ekor, dan target kelahiran 26.543.

Realisasi 6 Mei, PKB 6.477 ekor, IB 19.836 (44,08%), Bunting 3.961 (12,47%), Kelahiran jantan 1.169, betina 1.064 ekor, penanganan gangguan reproduksi 506 ekor (25,3%)

Bupati Gunungkidul, Badingah yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda, Gunungkidul, Asman Latif, dalam sambutannya menyatakan syukur dan bangga atas pencapaian tersebut.

“Semangat peternak positif mendukung misi pemerintah dalam mempercepat target pemenuhan sapi potong,” ujarnya. (Joko)

infogunungkidul

Recent Posts

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

5 hari ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

2 minggu ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

2 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

3 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

3 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

3 minggu ago