WONOSARI-SELASA WAGE | Tanggal 6 Februari 2023, seorang pria ganteng, masih muda, memilih mati gantung diri. Peristiwa itu mengusik komentar netizen. Tetapi komentar mereka normatif, tidak ada yang mencari tahu, setelah mati, di mana roh para pelaku gantung diri itu singgah.
RSN (27) warga Rt 4, Rw 03, Padukuhan Karangtengah III, Desa Karangtengah, Kapanewon Wonosari, Gunungkidul, pasca mencoba gantung diri dilarikan ke RSUD Wonosari, tetapi jiwanya tidak terselamatkan.
Tindakan RSN memancing komentar para netizen terutama para pengguna instagram.
Hanifah Astuti di akun Instagramnya mengomentari tindakan nekad RSN.
Dia menulis, bahwa kasus gantung diri yang lalu mayoritas sudah sepuh. Yang ini masih muda 27 tahun. Beberapa minggu lalu malah masih berumur 22 tahun.
Akun lain atas nama @Ditaaaanya_ menimpali Gunungkidul terkenal sekali dengan kasus bunuh diri.
“Sepertinya memang menjadi lumrah,” tulisnya, sembari menyarankan jalan ke luar.
Akun YB Nanang komentarnya pendek tanpa ekspresi, “Di Gunungkidul gantung diri itu tertinggi di Indonesia. Tidak diketahui apa penyebabnya.”
Habib, warga Playen ketika ngobrol ringan dengan awak media secara kelakar menyatakan, gantung diri itu memang tidak ada obatnya.
Meninggal karena menggantung atau pun normal, secara teologis yang mati adalah raganya. Rohnya tetap hidup di alam yang berbeda.
Da’i sejuta umat KH ZAinudin MZ dalam satu ceramahnya menjelaskan, bahwa manusia itu hidup di lima alam.
Satu, hidup di alam roh; dua di alam kandungan / rahim; tiga di alam duniawi; empat di alam barzah / kubur; dan lima hidup di alam surgawi.
Yang menggoda orang menjadi bertanya-tanya, mengapa setiap bulan di Gunungkidul yang memilih gantung diri begitu banyak. Tahun 2022, rata-rata 2 gandir terjadi.
Menurut Zainudin MZ, pelaku gantung diri sebagaimana manusia yang meninggal secara normal, parkirnya di alam kubur alias alam barzah.
Tetapi ada pemahaman eror, bahwa orang mati gantung diri didoakan masuk surga. Teman RSN mengunggah foto editan disertai dengan harapan agar RS masuk surga.
Dikonfirmasi secara imajinatif, KH Zainudin MZ bilang, “Surga siapa? Di alam kubur tidak ada surga, dan memang belum saatnya orang setelah meninggal melihat, apalagi masuk surga,” tulis Kyai lewat WhatsApp sambil menyertakan emoji ngakak.
(Bambang Wahyu)
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang tergolong brutal bahkan sadis terhadap…
WONOSARI – RABU KLIWON, Seorang remaja di Gunungkidul, menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan brutal oleh…
GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI , SEORANG Lansia berhasil ditemukan tim SAR Gabungan dengan selamat setelah…
GUNUNGKIDUL — RABU PON, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) warga Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar, Kabupaten…
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…