PEMERINTAHAN

Gunungkidul Surplus Beras Diragukan

WONOSARI-RABU KLIWON | Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dalam hal ini Dinas Pertanian Pangan, pernah mengumumkan, produksi beras surplus. Di internal pemerintahan ada yang bilang itu surplus semu. Akurasi angka laporannya diragukan.

Ketika Bupati di bawah Suharto-Badingah, Aris Suryanto yang saat ini (2023) menjabat Sekretaris Dinas Kominfo menyatakan, jika Gunungkidul surplus beras itu merupakan statemen asal bapak senang (ABS).

“Saya dulu pernah bikin gegeran ketika nulis di kompas, bahwa panen beras di Gunungkidul itu angka semu,” ujar Aris Suryanto melalui aplikasi WhatsApp, 8-2-2023.

Kala itu, lanjut Aris Suryanto, saya dimarahi Bupati, karena Dinas Pertanian baru gencar-gencarnya membangun lumbung padi di desa-desa.

Landasan berfikir Aris Suryanto sederhana, panen padi musim tanam pertama, logikanya habis untuk mencukupi kebutuhan petani, tidak ada yang disimpan. Kalau Pemerintah membangun lumbung pangan, menurut Aris Suryanto irasional.

Pada saat Dinas Pertanian Pangan dipimpin Ir Bambang Wisnu Broto, tahun 2020, Gunungkidul memang dinyatakan surplus beras 138.100 ton.

Ketika Kepala Dinas Pertanian Pangan berpindah ke tangan Rusmayadi, PNS diarahkan membeli beras produk petani Gunungkidul, dengan argumentasi demi kesejahteraan petani.

Eddy Praptono, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, terkait dengan program ASN didorong membeli beras petani, analisisnya berbeda.

Untuk tahun 2023, menurut Eddy Praptono, Gapoktan belum mampu menyediakan beras untuk ASN sekala Gunungkidul.

“Surplus beras di Gunungkidul yang diklaim datanya 138.100 ton itu masih diragukan keakuratannya,” tulis Eddy Praptono menanggapi program PNS didorong membeli beras ke petani yang digalakkan Dinas Pertanian Pangan baru-baru ini.

Soal surplus padi di Gunungkidul menurut Eddy Praptono cara menghitungnya mudah.

Jumlah produksi padi se Gunungkidul dikurangi konsumsi masyarakat masih tersisa 138.100 ton, itu baru namanya surplus.

Eddy Praptono menyarankan kepada para pemangku kepentingan untuk melakukan cek and ricek demi keberhasilan dan keselarasan program yang tepat.

(Bambang Wahyu)

infogunungkidul

Recent Posts

Cuaca Yogya Hari Ini, Hujan Disertai Petir

YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, SEJUMLAH wilayah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hari ini diperkirakan…

23 jam ago

Pensiunan PNS Dinas Kesehatan, Ditemukan Meninggal Dunia di Rumah

WONOSARI - KAMIS KLIWON | BDM (58) seorang lelaki pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Dinas…

1 minggu ago

Pulang Sekolah, Bocah SD Tewas Mengenaskan Setelah Tersambar Muatan Mobil Pick Up

GUNUNGKIDUL – KAMIS KLIWON | Kecelakaan tragis menimpa seorang pelajar Sekolah Dasar (SD) di Jalan…

1 minggu ago

Ribuan SPPG Dilarang Beroperasi Sementara Waktu

GUNUNGKIDUL - KAMIS KLIWON Setidaknya 1.780 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dilarang beroperasi untuk sementara…

1 minggu ago

Polisi Terbitkan DPO Pelaku Pengeroyokan Pelajar 16 Tahun

YOGYAKARTA - RABU PON | POLRES Bantul resmi menerbitkan Daftar Pencarian Orang atau (DPO) terhadap…

1 minggu ago

Diduga Rem Blong, Sepasang Lansia Terjun ke Selokan Sedalam 3 Meter

GUNUNGKIDUL – SENIN PAHING, Diduga kehilangan kendali, sepasang suami istri lanjut usia alami kecelakaan tunggal…

2 minggu ago