Pencarian Marto Markiyem, Petugas Gabungan Belum Temukan Petunjuk

1468

NGAWEN – Kamis Kliwon | Hilangnya Marto Markiyem (80) warga Padukuhan Suru, Desa Kampung, Kecamatan Ngawen. Hingga pencarian hari ke -6, Rabu (20/11), petugas penyisir belum menemukan petunjuk.

Dari pantauan infogunungkidul.com, petugas gabungan dibantu masyarakat terus melakukan upaya penyisiran di beberapa wilayah Hutan Wonosadi dan Gunung Gambar Kecamatan Ngawen.

VIDEO TERKAIT :

Tim penyisir yang terdiri dari Basarnas, SAR DIY, dan warga masyarakat setempat secara berkelompok mulai melakukan penyisiran sesuai dengan peta yang telah ditentukan komandan operasional.

Bondan Komandan Operasional SAR DIY menyampaikan, operasi pertama berangkat dua kelompok. Kelompok I melakukan penyisiran di rute sekitar Gunung Gambar, sementara kelompok lain, masing – masing dari Koramil Ngawen, Perangkat Desa Kampung, dan juga elemen lainya melakukan penyisiran di sekitar Hutan Wonosadi.

“Kami tetap harus berikan pengarahan kepada tim penyisiran, sehingga kita tidak hanya terfokus di satu titik pencarian,” terangnya.

Bondan menambahkan, dari hutan Wonosadi menuju rumah korban memang membutuhkan waktu kurang lebih tiga jam, karena harus menyisir hingga ke tengah hutan.

“Dari jumlah kesuluruhan, personil yang diturunkan kurang lebih 140 orang,” kata Susilo.

Operasi dimulai sejak pagi pukul 09.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Meski proses pencarian belum membuahkan hasil, petugas terus berusaha semaksimal mungkin. Rencananya pencarian akan dilakukan hingga hari ke -7.

Diberitakan sebelumnya, Marto Markiyem dinyatakan hilang sejak meninggalkan rumah pada Jumat, (15/11) lalu. Ia diperkirakan hilang di wilayah Hutan Wonosadi. (Win/red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.