KEBIJAKAN Penguasa (baca: Pemerintah) tidak selalu seiring dengan langkah sebagian Pengusaha Indonesia. Pemerintah habis-habisan menarik agar pemilik modal untuk berinvestasi di Indonesia, sementara itu perusahaan besar Indonesia justru melarikan modalnya ke Negeri Cina.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional sekaligus Kepala Bappenas Suharso Monoarfa meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melacak siapa saja perusahaan Indonesia yang mengalirkan investasi ke China di tengah pandemi virus Corona.
Dikutip dari CNN Indonesia Suharso mencatat setidaknya terdapat 10.263 investor baru masuk ke Cina. Sebanyak 60,% atau 6.158 di antaranya dari Asia Tenggara. Itu Belum terdeteksi berapa yang berasal dari Indonesia.
Kepala Bappenas mengingatkan, bahwa masuknya investor ke Tiongkok mampu mempercepat pemulihan Pertumbuhan ekonomi.
China, menurut Suharso mampu memulihkan ekonomi secara cepat karena kebijakan penanganan pandemi sangat cepat dan tepat, sehingga mengundang kepercayaan investor asing.
Dia menyayangkan, mengapa pengusaha besar Indonesia justru menoleh ke Cina, dan tidak membantu pemulihan ekonomi di negeri sendiri. (Bambang Wahyu Widayadi)
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, SEBANYAK 18 unit rumah dinas Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda…
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, Aipda S seorang oknum anggota polisi Polsek Kraton menjalani pemeriksaan Propram…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Hari Jadi Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan yang ke-93 menggelar bazar UMKM,…
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON, GEMPA bumi dengan kekuatan Magnitudo 3,0 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah…
PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…