Pernak-Pernik Kampanye Perdana di Gunungkidul

166

WONOSARI, SENIN PAHING – Hari pertama Kampnye pileg 2019, khusus Kabupaten Gunungkidul, secara individual diwarnai serangan darat dan udara.

Suharno, SE, politisi Nasdem yang maju di Dapil Gunungkidul 3, Nomor urut 10 mengambil pilihan serangan darat.

Eloknya, mantan Ketua DPRD yang mengundurkan diri ini tidak terjun ke Karangmojo, Ponjong dan Semin, melaikan ke Nitikan, Semanu dan Banaran Playen.

Dia begabung dengan warga yang lagi giat melakukan gotong royong bedah rumah tidak layak huni (RTLH).

Kecamatan Semanu dan Playen secara faktual masuk Dapil 4 dan Dapil 1. Ditanya soal kaitannya dengan dapil 3, dia hanya mengangkat bahu.

Berbuat baik menurutnya, tidak harus terikat dengan dapil 3, tempat dia mencalonkan diri.

Membatu warga bisa saya laukan di mana pun,” ujarnya, Minggu (23/09).

Di Rt 15 Rw 05, Banaran 3, Banaran, Playen Gunungkidul, Suharno membantu menyelesaikan satu titik RTLH milik Mardiyanto.

Karena perjuangan Suharno, Mardiyanto menyatakan, rumahnya berubah menjadi lumayan untuk ditinggali.

Sementara itu di Desa Nitikan, dia menbantu rumah Istanto warga Rt 11/ Rw 09.

Di ruang yang berbeda (di media sosial) tak kalah seru. Slamet, S.Pd. MM, juga Ery Agustin, keduanya dari Partai Golkar, melakukan serangan udara.

Mereka berdua menebar status, sebagai awal kampenye hari pertama. Slamet memposting nomor urut 3 sebagai Caleg DPRD Propinsi, sementara Ery Austin asyik mengumbar senyum sebagai Caleg DPRD Gunungkidul dari Dapil 5. (Agung/ig)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.