NGLIPAR, – SABTU KLIWON | Presiden Joko Widodo menyoroti sejumlah masalah yang akan dihadapi Indonesia di masa depan. Salah satu di antaraya adalah krisis pangan.
Peringatan Jokowi dilansir detikfinance, (6/5/20), di https://m.detik.com/finance/berita-ekonomi-bisnis/d-5004446/jokowi-ingatkan-lampu-kuning-sektor-pangan
Wahyudi, Lurah Desa Natah, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, mendengar peringatan Presiden Jokowi mengaku tidak begitu kaget.
Khusus petani di kawasan Natah, terutama yang memiliki tanah garapan, ujar Wahyudi, masih tetap giat memproduksi pangan.
“Mulai dari, padi, jagung, kedelai, kacang, singkong dan yang lain,” demikian Wahyudi merinci karya petani Desa Natah, Sabtu 9 Mei 2020.
Bukan omong besar, selama diterjang Covid-19, Wahyudi justru makin agresif turun lapangan. Dia mengoperasikan hand traktor menyemangati warga dalam menggarap sawah.
Kerja mengolah tanah, menurut Wahyudi tidak terpengaruh amukan Covid-19. Ada pula warga yang takut dan was-was, tetapi tidak separah yang tinggal di kota.
Dia optimis, ketersediaan pangan, cukup untuk menenuhi kebutuhan sendiri.
“Petani tak boleh mati di lumbung padi,” tegas Wahyudi sembari mengoperasikan traktor, alias si kebo besi yang suka minum solar. (Bambang Wahyu Widayadi)
YOGYAKARTA – SELASA WAGE, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta melarang seluruh personelnya menggunakan rokok Elektrik atau…
BANTUL - SENIN PON, KECELAKAAN tunggal yang melibatkan sebuah truk Hino bernomor polisi H-8168-OH terjadi…
SLEMAN - SABTU LEGI, KAPOLRESTA Sleman, Polda DIY AKBP Dhimas Prasetyo membantah adanya informasi yang…
YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIVERSITAS Gadjah Mada (UGM) menggelar wisuda Program Pascasarjana Periode I Tahun…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, Kepolisian Daerah (Polda) DI. Yogyakarta menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, tidak…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, SEBANYAK 876 mahasiswa Negeri Yogyakarta (UNY) mengikuti wisuda lulusan program Doktor,…