Secara politik proses pilkada Gunungkidul 2020 adalah normatif, sesuai perintah undang-undang. Tetapi di balik proses menuju pesta demokrasi ada kepentingan ekonomi para pemilik modal, yang melahirkan efek sosial juga budaya.
Paling tidak, meminjam istilah Mbah Bardi, Ketua DPD Partai NasDem DIY menjadi berkeliaran broker pemburu tanah, (lihat di: https://youtu.be/x_wXjmY7QC0).
VIDEO TERBARU :
Sejengkal batu karang yang kini berubah menjadi Teras Kaca di sekitar Pantai Gesing, Desa Girikarto, Kecamatan Panggang, berpindah hak milik, dari penduduk ke tangan pemilik modal.
Pantai Gunungkidul sepanjang 71 km apa akan bernasib seperti Teras Kaca?
Semua itu akan ditentukan dalam waktu sehari, yaitu pada Rabu 23 September 2020, pada saat pemilihan Bupati.
Tidak boleh dianggap sepele hasil pilkada 2020 akan membawa Gunungkidul ke corak peradaban kapitalistik.
( Bambang Wahyu Widayadi )
PENDIRI Ikatan Wartawan Online (IWO) akan menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) perdana pada tahun 2026. Dalam…
GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI, Pemilihan Lurah (Pilur) serentak di Kabupaten Gunungkidul telah terlaksana, Sabtu (26/09/26).…
GUNUNGKIDUL – SABTU LEGI, Polemik pembongkaran Mushola Watu Bolong Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul…
GUNUNGKIDUL - JUMAT KLIWON, Geger persoalan pembongkaran mushola Watu Bolong Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, SEBANYAK 18 unit rumah dinas Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda…
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, Aipda S seorang oknum anggota polisi Polsek Kraton menjalani pemeriksaan Propram…