GUNUNGKIDUL – Sabtu Legi | Gunungkidul adalah Indonesia kecil. Pilkada 2020 menjadi ajang perebutan kekuasaan bidang politik, ekonomi sosial dan budaya oleh persengkongkolan global. Fenomena seperti itu tidak mudah untuk dijelaskan.
Pergumulan dimulai dari Ketua partai politik, dalam menentukan bakal calon kepala daerah. Siapa pun dia, Ketua Umum Parpol memiliki otoritas yang sentralistik.
VIDEO TERBARU :
Fungsionaris Parpol tingkat Kecamatan, Kabupaten, dan Propinsi hanya diberi kewenangan mengajukan pasangan dengan mengatasnamakan suara rakyat. Sementara itu sesungguhnya rekruitmen model begitu merupakan hasil lobi-lobi elit partai tingkat Kabupaten.
Mencermati proses komunikasi antara pelobi dengan tokoh yang dipandang memiliki potensi untuk menjadi kepala daerah di Gunungkidul, rupanya cukup menarik.
Poin pertama, (dan barangkali menjadi utama) tokoh yang diincar adalah person yang secara ekonomi telah mapan.
Saya jadi ingat statemen ahli ekonomi Kwik Kian Gie. Dia menyatakan hal serupa, saat saya mewawancarainya di Jalan Radio Dalam tahun 1993.
Ketua Parpol tingkat propinsi, ditugasi mengajukan nama pasangan bakal calon kepala daerah, untuk kemudian oleh Ketua Umum Parpol dieksekusi satu pasangan dalam bentuk keluarnya surat rekomendasi.
Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari,…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…
YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…
GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…