Pilkades Ngestirejo Diduga Ternodai, Pemkab Tidak Layak Untuk Mengamini

2804

WONOSARI – Kamis Pahing | FX. Endro Tri Guntoro LSM Perhimpunan Desa Lestari Indonesia – Yayasan Penabulu Jogja angkat bicara soal  video euforia Camat Tanjungsari. Menurutnya, euforia itu patut diduga menodai proses demokrasi di Desa Ngestirejo.

Persoalan  tersebut saat ini sudah berada di tangan Sujoko Kepala DP3AKBPMD Kabupaten Gunungkidul selaku Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu terselenggarakannya Pilkades serentak, Sabtu 23 November 2019 silam.

Endro Tri Guntoro, ketika pendukung Hari Pranowo Ristianto dan Tomas Prabowowidiarto mengadukan video euforia 16 detik ke DP3AKBPMD, setia medampingi hingga pertemuan berakhir.

Video: PERILAKU CAMAT TIDAK WAJAR

 

Euforia Camat bisa dikategorikan menodai, atau sebaliknya tidak menodai pesta demokrasi. yang dilaksanakan di Ngestirejo adalah tergantung dari hasil investigasi dan kajian yang dilakukan DP3AKBPMD dengan OPD terkait.

Endro menyatakan, bahwa amanat Undang-Undang Desa memiliki lima ruh. Salah satu diantaranya adalah demokratisasi desa.

Ini menurutnya harus diimplementasikan oleh semua pihak secara sungguh-sungguh, termasuk menjaga netralitas Aparat Negeri Sipil (ASN). Kakau terbukti terjadi keberpihakkan, Bupati tidak semestinya meng-amini proses maupun hasil pilkades di Ngestirejo.

Video: BUNTUT VIDEO CAMAT BERPERILAKU TIDAK WAJAR BP3AKB PMD SEGERA LAKUKAN INVESTIGASI

 

Jika euforia di dalam video itu bisa dibuktikan adanya ketidaknetralan Camat di Pilkades Ngestirejo, menurut tokoh yang juga mantan jurnalist ini, ada proses yang ternodai.

Tidak bisa lain, kata Endro, proses demokrasi harus diserahkan kembali ke tangan warga Ndgestirejo untuk dilakukan Pilkades ulang.

Jauh sebelum Pilkades serentak dilaksanakan, Endro mengaku menemukan adanya edaran dari DP3AKBPMD, bahwa ASN harus bersikap netral.

Terpisah, mantan anggota DPRD DIY, Slamet, S.Pd.MM menyatakan, OPD DP3AKBPMD punya kesempatan 30 hari untuk menindaklanjuti aduan masyarakat Ngestirejo. (Bambang Wahyu widayadi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.