WONOSARI, (Rabu Wage)—Pendaftaran bakal calon legislatif di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Gunungkidul berakhir semalam pukul 00.00 WIB. Tercatat 498 bacaleg yang akan bertarung untuk memperebutkan 45 kursi DPRD Gunungkidul dalam Pemilu 2019. PPP menjadi partai terakhir yang mendaftarkan bacalegnya yakni pada pukul 23.45 WIB.
“Sebagian besar parpol mengirimkan Daftar Calon Sementara (DCS) sejumlah 45 bacaleg. Namun ada juga yang kurang dari itu, bahkan PKPI sama sekali tidak mengirimkan nama bacaleg,” kata Muh Ikhsan Zainuri, Ketua KPUD Gunungkidul, Rabu (18/07).
Lebih lanjut Ikhsan menyampaikan ada 4 item yang menjadi syarat wajib parpol mengirimkan bacalegnya agar masuk dalam DCS KPUD Gunungkidul. Yakni Model B untuk surat pencalonan, B-1 dokumen berisi daftar calon setiap daerah pemilihan, B-2 dokumen yang berisi pernyataan partai bahwa proses penjaringan bacaleg dilakukan secara demokratis, B-3 yang berisi pakta integritas yang menyatakan parpol tidak mencalonkan terpidana narkoba, pelecehan seksual dan korupsi.
“Hal itu harus ditambah dengan lampiran SK legalisir partai hingga AD/ART,” lanjutnya.
Dalam pantauan media, sehari kemarin KPUD Gunungkidul dibuat sibuk. Sejak pagi hingga tengah malam terlihat 12 parpol yang mendaftarkan bacalegnya untuk dicatat dalam DCS. 8 partai yakni PAN, Nasdem, PKS, Gerindra, Demokrat, Golkar, PDIP, dan Hanura mengirimkan 45 nama bacaleg. Sedangkan PKB 43 bacaleg, Perindo 19 nama, Garuda 13 nama, PSI 10 nama, PBB 20 nama, Berkarya 15 nama dan PPP 18 nama. Red
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…
WONOSARI - SABTU PON, Sebuah tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…
GUNUNGKIDUL – RABU KLIWON, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…