YOGYAKARTA – JUMAT WAGE | Kapolda DIY, Irjen Pol Anggoro Sukartono, S.I.K., menekankan integritas merupakan pondasi utama bagi setiap anggota Polri dalam menjalankan tugas penegakan hukum. Hal itu disampaikan Kapolda DIY melalui sambutan tertulis yang dibacakan oleh Wakapolda Brigjen Pol Edy Djunaedi, S.I.K., saat peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H / 2026 M, Kamis (12/3/2026).
Bertempat di Gedung Anton Soedjarwo, Mapolda DIY, Kepolisian Daerah (Polda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyelenggarakan peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H/ 2026 M, Kamis (12/3/2026). Acara yang dikemas dalam bentuk pengajian ini dihadiri oleh jajaran internal Polda DIY serta unsur Forkopimda DIY
Dalam amanatnya, Anggoro menekankan, bahwa turunnya Al-Qur’an di bulan Ramadhan bukan sekadar peristiwa sejarah, melainkan pedoman hidup yang mengajarkan nilai-nilai kejujuran, keadilan, serta amanah, sehingga integritas merupakan pondasi utama bagi setiap anggota Polri dalam menjalankan tugas penegakan hukum.
“Integritas berarti kesesuaian antara perkataan dan perbuatan, antara kewenangan dan tanggung jawab, serta antara jabatan dan pengabdian. Tanpa integritas, profesionalisme tidak akan memiliki makna,” tegas Anggoro.
Di akhir sambutannya, Anggoro mengajak seluruh personel Polda DIY untuk terus memperkuat integritas pribadi dan menjaga nama baik institusi.
Dengan landasan iman dan takwa, diharapkan Polri mampu mewujudkan postur yang PRESISI, dipercaya masyarakat, serta senantiasa hadir sebagai solusi di tengah tantangan zaman.
Terpisah Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat mentalitas spiritual personel Polri.
“Melalui peringatan Nuzulul Qur’an ini, kami berharap seluruh personel Polda DIY dapat mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sebagaimana arahan Bapak Kapolda, penguatan iman dan takwa adalah kunci untuk mewujudkan Polri yang PRESISI dan dicintai masyarakat,” ujar Kombes Pol Ihsan.
Profesionalisme Polri, lebih lanjut ditekankan, tidak semata diukur dari kemampuan teknis operasional, tetapi juga dari komitmen moral untuk bekerja secara objektif, transparan, akuntabel, dan humanis. Sehingga Momentum Nuzulul Qur’an diharapkan menjadi sarana introspeksi bagi seluruh personel untuk memastikan kewenangan dijalankan sebagai amanah dan teladan bagi masyarakat.
Acara pengajian peringatan Nuzulul Qur’an kali ini ditutup dengan do’a bersama untuk keselamatan dan kelancaran tugas pengabdian Polri terhadap bangsa dan negara.
Penulis: Witanto
Editor: HRD
Ikuti infogunungkidul di Facebook, Instagram, dan WA Channel: https://whatsapp.com/channel/00
GUNUNGKIDUL – JUMAT WAGE, Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Daerah (POLDA) Istimewa Yogyakarta (DIY) menghadirkan…
GUNUNGKIDUL - RABU PAHING, AS (81) seorang lansia warga Padukuhan Manggung, Kalurahan Ngalang, Kapanewon Gedangsari,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang tergolong brutal bahkan sadis terhadap…
WONOSARI – RABU KLIWON, Seorang remaja di Gunungkidul, menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan brutal oleh…
GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI , SEORANG Lansia berhasil ditemukan tim SAR Gabungan dengan selamat setelah…
GUNUNGKIDUL — RABU PON, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) warga Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar, Kabupaten…