PURWOSARI, SENIN LEGI – Warga Widoro, Desa Girípurwo, Kecamatan Purwosari, bertahun-tahun mengelola sumber air bersih yang berada di dalam gua. Mereka memanfaatkan air dengan cara manual. Timbul gagasan, mengangkatnya secara mekanik. Slamet, S.Pd. MM politisi Golkar diundang untuk berpartisipasi.
“Di musim penghujan, warga tidak kerepotan air bersih. Satu RT ada sumur gali 15 unit,” kata Kasi Kesejahteraan, Desa Giripurwa, Agus Kristanto, pada pertemuan kecil, Sabtu, (06/10).
Manakala hujan tidak turun dalam durasi panjang, 3 atau 4 bulan, lanjut Agus, air sumur gali itu tidak mencukupi. Jalan keluar yang ditempuh, warga memikul air dari gua yang berada di tengah perkampungan.
Pernah diujicoba, air dalam gua disedot menggunakan disel. Dalam tempo 2 jam air berkurang cukup banyak.
“Tetapi pagi hari berikutnya volume air kembali seperti sediakala,” jelas Agus Kris.
Itu sebabnya, lanjut Agus Kristanto, warga sepakat mengundang anggota DPRD DIY Slamet untuk membantu memecahkan persoalan.
Diminta berpartisipasi, Slamet tidak mengelak. Demi meringankan warga Widoro, dia menyarankan, air diangkat dengan mesin sanyo bertenaga listrik.
“Mesin, kabel, pipa serta penampung air saya bantu. Bapak dan ibu kerja bakti menyelesaikan pemasangan,” pinta Slamet.
Disepakati, Minggu (07/10) bantuan dikirim, Senin dan seterusnya gotong royong.
“Jadi kita bareng-bareng berburu air,” kata Slamet. (Agung/ig)
WONOSARI - KAMIS KLIWON | BDM (58) seorang lelaki pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Dinas…
GUNUNGKIDUL – KAMIS KLIWON | Kecelakaan tragis menimpa seorang pelajar Sekolah Dasar (SD) di Jalan…
GUNUNGKIDUL - KAMIS KLIWON Setidaknya 1.780 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dilarang beroperasi untuk sementara…
YOGYAKARTA - RABU PON | POLRES Bantul resmi menerbitkan Daftar Pencarian Orang atau (DPO) terhadap…
GUNUNGKIDUL – SENIN PAHING, Diduga kehilangan kendali, sepasang suami istri lanjut usia alami kecelakaan tunggal…
NGLIPAR - SENIN PAHING, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…