Categories: NASIONAL

Presiden Diminta Segera Cabut Keppres Pengangkatan Anggota Dewan Pers

JAKARTA, (Senin Pahing)-Majelis Pers, meminta Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk mencabut Keppres No. 14/M tentang Pengangkatan Dalam Keanggotaan Dewan Pers periode 2016-2019. Bilamana permintaannya tidak diindahkan, maka Majelis Pers akan melakukan aksi unjuk rasa di Istana Presiden.

Seperti dilansir oleh www.sinarpagibaru.id yang diunggah tanggal (14/07), Majelis Pers tercatat dalam sejarah adalah bagian pemberi mandat kepada Dewan Pers untuk menjaga kebebasan pers di Indonesia. Untuk itu, Sekjen Majelis Pers, Ozzy Sudiro, meminta Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, untuk mencabut Keppres No. 14/M tentang Pengangkatan Dalam Keanggotaan Dewan Pers periode 2016-2019.

“Agar Keppres itu segera dicabut, karena Dewan Pers telah melenceng dari tugasnya melindungi dan menjaga kebebasan pers di negeri ini,” tegasnya di Sekretariat Majelis Pers di Gedung Dewan Pers lt.5, Jumat sore (13/07).

Bahkan, bilamana permintaannya tidak diindahkan ia mengancam akan melakukan aksi unjuk rasa di Istana Presiden.  Agar Jokowi mau mencabut Keppres-nya, karena memang marwah Dewan Pers dibawah pimpinan Yosep Adi Prasetyo sudah tidak layak.

Keputusan Presiden itu suatu kemunduran dalam dunia kebebasan pers, untuk diketahui bahwa Dewan Pers bukan dibentuk oleh pemerintah. Sedangkan pada awal-awal terbentuknya Dewan Pers murni menjaga kebebasan pers, bahkan tanpa uang negara mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

Belakangan ini justru keadaan dan kondisi berubah, sejak diketuai oleh Yosep Adi Prasetyo, yang diangkat keanggotan Dewan Pers dari tokoh masyarakat bukan dari berlatar belakang tokoh wartawan itu, lanjut Ozzy, banyak wartawan yang dikenakan undang-undang pidana diluar UU Pokok Pers bahkan sudah ada korban nyawa seperti yang terjadi di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan bulan lalu.

Pemberedelan-pemberedelan terhadap pers juga dilakukan secara masif dan terorganisir dilakukan oleh Dewan Pers itu sendiri. Ruang gerak dipersempit dan dikunci sedemikian rupa, ungkapnya.

Insan pers, baik pemula maupun yang sudah profesional tidak diberikan ruang menyampaikan hasil karya jurnalistiknya. Persempitan itu selalu dilakukan tiap saat, ketika masyarakat sudah bisa mengikuti permintaan Dewan Pers, maka akan ada lagi persempitan yang dilakukan oleh Dewan Pers, pers harus ini dan itu, untuk menutup ruang gerak kebebasan pers.

Dirinya mencurigai ada pihak yang bermain termasuk juga atas tongkat komando yang dipegang oleh Yosep Adi Prasetyo. Kebijakan-kebijakan yang dibuat justru berdampak kemunduran bagi pers di Indonesia.

“Kalau mau mengatur seharusnya bukan dengan mematikan kebebasan pers hingga ada korban nyawa”, ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa Majelis Pers mempunyai kewenangan bisa mencabut mandat terhadap Dewan Pers yang ditugaskan untuk menjaga kebebasan pers lantaran sudah melenceng dari tugasnya.

“Hanya saja kendalanya Dewan Pers saat ini dibentengi oleh Keputusan Presiden, makanya harus dicacut,” pungkasnya. (jk)

infogunungkidul

Recent Posts

Prof Sony Warsono Resmi jadi Guru Besar UGM

YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…

4 hari ago

Rektor UGM Buka Rangkaian PIONIR, Sambut 11.099 Mahasiswa Baru

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…

1 minggu ago

Momentum HUT RI ke-81, SD Muhammadiyah Mulusan II Unjuk Kemajuan

GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…

1 minggu ago

Seorang Kakek asal Gunungkidul Tewas Tertemper Kereta Api

SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul,  DIY tewas…

1 minggu ago

Ratusan Kakak Asuh Maba UPN Veteran Yogya Jalani Pelatihan Bela Negara di AAU

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…

1 minggu ago

Kekeringan Akibat Kemarau Panjang di Gunungkidul Menjadi Perhatian Banyak Pihak

RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…

2 minggu ago