Produksi Kedelai di Gunungkidul Tahun 2021 Diprediksi Capai Target

146

WONOSARI-SABTU WAGE | Berdasarkan pada monitoring yang telah dilakukan, Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Gunungkidul optimis produksi kedelai tahun 2021 mencapai target.

Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan, DPP Gunungkidul Raharjo Yuwono mengatakan bahwa, target produksi kedelai bisa terpenuhi dari hasil panen musim tanam pertama hingga ketiga tahun ini, yakni sekitar 170 ton pada musim tanam pertama.

Pihaknya merinci, dari rata-rata produksi kedelai swadaya petani yang mencapai 1,2 ton kedelai per hektare.

“Luas lahan kedelai yang sudah dipanen mencapai 142 hektare,” katanya pada Minggu (14/03/2021) siang.

Demi mendukung pencapaian target, luas lahan kedelai bertambah hingga 3.381 hektare. 2.550 hektare di antaranya telah tertanami bibit kedelai bantuan pemerintah bulan Februari dan Maret tahun ini.

“Sisanya seluas 831 hektare akan ditanami pada Juni 2021 untuk musim tanam ketiga,” jelas Raharjo.

DPP Gunungkidul menargetkan pada tahun 2021 ini produksi kedelai mencapai 5.600 ton. Harapannya hasil ini bisa mengatasi kebutuhan kedelai untuk industri dalam negeri.

Sementara itu, Kepala DPP Gunungkidul Bambang Wisnu Broto menginstruksikan kepada petani kedelai agar memantau perkembangan tanaman kedelai secara berkala. Petani perlu meminimalisir potensi munculnya gulma hingga hama penyakit yang menyerang tanaman kedelai.

“Perawatan dan pemantauan secara rutin akan membuat hasil kedelai lebih memuaskan. Selain itu, keuntungan yang didapat pun bisa jadi lebih tinggi,” terangnya.

Menurut data DPP Gunungkidul, harga kedelai konsumsi saat ini mencapai Rp 10 ribu per kg. Untuk itu, menurutnya perlu penanganan yang tepat agar hasilnya sesuai.

“Berdasarkan monitoring yang dilakukan, pertumbuhan kedelai di musim tanam kedua ini terbilang bagus,” ungkap Bambang. (Heri)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.