Sementara, Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) M Adi Toegarisman mengingatkan kepada jajarannya untuk mencanangkan pemberantasan perkara korupsi besar atau big fish.
“Dari rakernis pokok mendasar fundamental pertama di Pidsus mencanangkan penanganan perkara korupsi yang berkualitas. Teknis penangan perkara dituntut kapabilitas maksimal harus luar biasa,” ucap dia.
Jampidsus menekankan pemberantasan korupsi di masa mendatang harus tuntas mulai dari penyelidikan, penyidikan, penuntutan hingga eksekusi. Sehingga tidak meninggalkan sisa perkara.
“Kita mendorong penanganan perkara pidsus, big fish (perkara besar), kerugian negara besar pelaku yang mempunyai nama, itu harus tuntas sampai eksekusi, lid , dik, tut, eksekusi,” ujarnya
Rakernis bertemakan “Meneguhkan Komitmen Peningkatan Profesionalitas dan Integritas dalam Menjalankan Tupoksi Untuk Mewujudkan Zona Integritas Menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani dan Bebas Korupsi”.
Diikuti pejabat eselon II dan III bidang Pidsus Kejagung, Kepala Kejaksaan Tinggi dan Aspidsus se Indonesia dan Kepala Kejaksaan Negeri ibukota Propinsi. Edw/red
GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Hari Jadi Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan yang ke-93 menggelar bazar UMKM,…
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON, GEMPA bumi dengan kekuatan Magnitudo 3,0 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah…
PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…