Ratusan Telinga Siswa Ditemukan Penuh Kotoran

1700

NGLIPAR, Kamis Legi-Ketua Komite Daerah Penanggulangan Gangguan Pendengaran dan Ketulian (Komda PGPKT) dr. Dewi Ima menemukan ratusan telinga siswa SD mengalami gangguan serius. Dalam telinga mereka diketahui ada rumen, seranga dan biji kapas.

Hal di atas terungkap dalam kegiatan bakti sosial di SDN 1 Nglipar serta SDN 1 Paliyan dalam rangka bakti sosial Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2017.

Tim bakti sosial memeriksa 142 siswa di SDN 1 Nglipar. Ditemukan 90%  lebih sumbatan di telinga berupa kotoran yang lazim disebut serumen.

“Juga ditemukan dua siswa yang di telinga mereka terdapat benda asing berupa serangga dan biji kapas,” ujar dr. Ima, (1/11).

Ima Dewi sekjen IDI Kabupaten Gunungkidul menambahkan,  kegiata bakti sosial tersebut dalam rangkaian HKN sekaligus ulang tahun IDI.

Khusus bersih-bersih telinga disentralkan di SDN 1 Nglipar dan SDN 1 Paliyan. Sementara di rumah singgah panti asuhan Yayasan Mata Hati Paliyan tim baksos memeriksa pendengaran 50 warga usia 60 ke atas.

“Manakala ditemukan ada gangguan fungsi pendengaran, ditindaklanjuti dengan pemeriksaan audiometri, jika ada dugaan ketulian, diberikan alat bantu dengar,” kata dia.

Kepada siswa SD, Ima menyarankan untuk tidak biasa membersihkan telinga dengan kapas atau benda lain.

“Itu berbahaya. Kotoran semakin terdorong ke dalam, menumpuk, mengganggu pendengaran,” imbuhnya.

Dia menyarankan, 6 bulan sekali telinga diperiksakan ke dokter THT atau  puskesmas terdekat.

 

Reporter: W. Joko Narendro




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.