Rayem Tewas Terpanggang di Bukit Parangan

943

NGLIPAR-Senin Wage | Rayem (80) Warga RT 03/05, Padukuhan Sinom, Desa Kedungpoh, Kecamatan Nglipar. tewas terpanggang di bukit Parangan Watu Gede, Senin (20/10).

Korban pertama kali ditemukan Giyono (70) tetangga korban pukul 15.00 WIB. Saat itu, Giyono hendak mengechek pipa saluran air yang menuju ladangnya. Pada saat bersamaan, Giyono melihat asap mengepul sisa sampah yang terbakar di ladang milik Rayem.

Video terkait:

“Saya coba panggil-panggil, karena sejak pagi Rayem berada di ladang, namun tidak menyaut, sayapun penasaran dan langsung mengecek sisa-sisa bebakaran tersebut,” cerita dia.

Kepanikan mulai, ketika Giyono mendapati korban sudah tergeletak kaku di antara sisa sampah yang terbakar. Saat itu juga, Giyono langsung memanggil tetangganya terdekat yang berada di sektar TKP.

Tak lama berita itu sampai ke masyarakat sekitar, wargapun berdatangan untuk melihat kondisi korban dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak Keamanan Desa, dilanjutkan ke Polsek Nglipar.

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), diduga korban terbakar karena mau mematikan api yang merembet ke ladang tetangga, namun korban justru terbakar.

Karena medan yang sulit evakuasi korbanpun sedikit terhambat. Hingga pukul 19.00 WIB jenazah korban baru bisa dibawa turun dari bukit Parangan, Watu Gede. (red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.