“Mari kita dukung dan kita usahakan bersama Program Bidikmisi tepat sasaran. Yang merasa mampu tapi pura-pura miskin, sebaiknya segera mengundurkan diri!,” ungkap Sutrisna tegas.
Dalam vetifikasi tersebut kedua orang tua Inggried, Markus Sukarno dan Valentina Purwanti, diketahui bekerja sebagai montir dan buruh tani berpenghasilan terbatas. Rumah yang dihuni saat ini merupakan hasil dari program bedah rumah yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.
Markus bercerita kepada Sutrisna Wibowo, bahwa keterbatasan ekonomi tidak menyurutkan niat putrinya untuk belajar. Dia mengaku selalu mendukung perjuangan Inggried dalam menempuh studi.
“Saya selalu bilang, belajar harus bener dan pener (tepat dan sungguh-sungguh). Kalau tidak ada niat belajar benar, menikah saja,” ujar Markus bercanda.
Pesan tersebut dipegang teguh Inggried selama studi di UNY. Mulai masuk kuliah Agustus 2017, Inggried rajin mengikuti mata kuliah. Saat ini Inggried sedang menempuh Ujian Akhir Semester.
Mahasiwi cemerlang ini juga aktif menimba ilmu lewat kegiatan non-akademik, mulai dari magang di UKM Penelitian tingkat fakultas hingga UKM Kerohanian Kristen. Di kampung, ia adalah aktifis gereja.
“Saat ini saya sedang ikut kebaktian membantu persiapan misa natal, 2019” ungkap Inggried. (Red)
Page: 1 2
WONOSARI - RABU PAHING, Sebanyak 8 (delapan) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta, M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…