Remaja Gunungkidul Ditawari Layanan Kesehatan Gratis

1808

WONOSARI – Jumat Kliwon | Heri Putranto, M.Si dari Unala, sebuah lembaga di bawah  PBB bidang kependudukan, di depan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Kabupaten Gunungkidul memaparkan program pelayanan kesehatan  gratis bagi remaja usia 10 hingga 25 tahun, baik yang belum maupun yang sudah menikah.

Menurut Heri Putranto, Unala adalah kependekan dari U = You (th) /  remaja, dan Nala, yang berarti bertanggungjawab.

VIDEO TERBARU:

“Jadi, Unala adalah remaja yang bertanggungjawab atas keputusan yang diambil secara mandiri,” ujar Heri Putranto,  di Bangsal Sewoko Projo (27/9/19).

Ditandaskan pula, bahwa Unala hadir di DIY dalam rangka membantu program pemerintah dalam bidang kesehatan remaja.

Untuk itu, papar Heri Putranto, gathering (pertemuan) kali ini bertajuk remaja memutuskan, Unala menyediakan.

Di Gunungkidul, Unala bekerjasama  dengan tiga dokter. Mereka telah menjadwalkan  layanan kesehatan gratis Senin hingga Sabtu. Remaja bebas berdikusi maupun konsultasi dengan para dokter Unala.

Ketiga dokter yang disebut Heri antara lain dr. Ahmad Suparmono Sp.Og (Kyai Legi Gang Kenanga Rt 05); dr. T Herjuna Hadyanta (MGR Sugiyopranoto 46A Wonosari; dan dr. Agnes Fitri G (Gedangsari Rt 02 Rw 05).

Di tempat yang sama, Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah, S.Sos, melalui Asek I Bidang Pemerintahan, Sudodo, MM menyambut baik atas tawaran Unala.

Program Unala, mrnurut Bupati akan mengurangi  tinginya angka pernikahan dini, perceraian dan resiko mati muda bagi ibu karena melahirkan dalam usia yang belum cukup. (Bambang Wahyu Widayadi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.