OPINI

RESIKO BERTEMAN DENGAN NEGARA KOMUNIS

WONOSARI ,  Selasa Paing –  Politik luar negeri Indonesia tidak berubah (tidak akan pernah berubah) tetap bebas aktif. Mochtar Kusumaadmaja mengatakan, bebas aktif  artinya leluasa menjalin hubungan dengan negara lain tetapi tidak berpihak. Politik bebas aktif bukan berarti bebas dari resiko.

Meski perang dingin telah dianggap selesai, secara ideologis-ekonomis, negara di dunia tetap terbelah menjadi dua blok, yakni blok kapitalis murni dan  blok kapitalis komunis.

Posisi Indonesia cukup jelas, ada pada garis nonblok  yang berkecenderungan menjalin hubungan dengan dua blok besar tersebut.

Saat menjalin  hubungan dengan negara kapitlis yang komunistik, Indonesia memperoleh keuntungan besar, terutama dukungan dana untuk pembangunan infrastruktur kelas mega proyek semacam pembangkit tenaga listrik di belahan bumi Indonesia.

Berhubungan dengan negara kapitalis yang komunistik, efek negatifnya juga tidak bisa dinisbikan. Indonesia mendapat pasokan narkoba berton-ton dari Cina, sehingga aparat kepolisian dibikin luar biasa sibuk.

Termasuk peristiwa paket penanaman wortel pembebal otak anak, yang dibongkar polisi di Surabaya. Kabarnya ada upaya sistemik merusak otak generasi (anak) dengan cara mengkonsumsi wortel asal Cina.

Bangsa Mongolia ingin menguasai Indonesia? Ini luka lama yang terpendam berabad-abad. Kaisar Khubilai Khan menghajar Singasari tertulis dalam sejarah, meski akhirnya tentara Mongolia itu dipukul mundur oleh Raden Wijaya menantu Kertanegara.

RRC itu maunya seperti apa, senbenarnyan tidak sulit untuk ditebak. Sayangnya penguasa negeri ini tidak mau belajar pada sejarah. Padahal Bung Karno mengingatkan, jangan sesekali melupakan sejarah (JASMERAH).

 

Penulis: Bambang Wahyu Widayadi

Tulisan di atas adalah opini. Oleh sebab itu penanggungjawab isi keseluruhan bukan pada Redaksi, melainkan pada penulis.

infogunungkidul

Recent Posts

Polisi Terbitkan DPO Pelaku Pengeroyokan Pelajar 16 Tahun

YOGYAKARTA - RABU PON | POLRES Bantul resmi menerbitkan Daftar Pencarian Orang atau (DPO) terhadap…

7 jam ago

Diduga Rem Blong, Sepasang Lansia Terjun ke Selokan Sedalam 3 Meter

GUNUNGKIDUL – SENIN PAHING, Diduga kehilangan kendali, sepasang suami istri lanjut usia alami kecelakaan tunggal…

2 hari ago

Beat Vs Smash, Dua Pengendara Dilarikan Ke Rumah Sakit

NGLIPAR - SENIN PAHING, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

3 hari ago

Indikasi Praktik Manipulasi TPR Baron, DPRD Minta Audit Menyeluruh

GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…

1 minggu ago

Lupa Matikan Kompor, dua Rumah Ludes Terbakar Berikut Perhiasan dan Uang Tunai

TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…

1 minggu ago

Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa

YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…

1 minggu ago