Sementara itu, Wakil Ketua Panitia Tri Harjanto mengatakan, acara yang digelar oleh Ikatan Keluarga Sawahan (IKS) Desa Bleberan, Kecamatan Playen ini sekaligus untuk reuni IKS ke-10 yang jatuh pada bulan Desember 2019.
“Biasanya kegiatan ini hanya biasa saja, seperti menampilkan campursari, kemudian kumpul-kumpul,” katanya.
HARIMAU NGLANGGERAN TURUN GUNUNG
Tri Harjono menyampaikan, kali ini IKS membuat acara reuni lebih meriah.
“Kebetulan pada 7 Oktober lalu kita audensi dengan Bupati Gunungkidul. Kita mendapatkan support hingga akhirnya kita adakan acara besar seperti ini,” katanya.
Menurutnya, pemecahan Rekor MURI nasi kenduri dalam sarang sengaja digagas karena selama ini dilihat belum ada yang masuk ke arah budaya seperti itu.
“Kalau untuk anggaran, kita ada sponsor dari teman-teman di Jakarta yang merantau, sifatnya pun donasi, persiapan memakan waktu 4 bulanan,” pungkasnya. (hr)












