INFOGUNUNGKIDUL, MINGGU WAGE
WONOSARI– Masyarakat Padukuhan Karangasem, Desa Mulo, Kecamatan Wonosari, Minggu, (03/02) sepakat membongkar bangunan kosong yang digunakan gantung diri (gandir) oleh Marjoyo (85) warga setempat.
Hal tersebut dilakukan untuk menghilangkan kesan angker. Terlebih, menurut warga rumah kampung, bekas pengergajian kayu tersebut telah lama tidak dipergunakan.
Sugiyarto, A.Md Kepala Desa (Kades) Mulo menjelaskan, rumah tersebut awalnya milik warga Karangasem, namun telah dijual kepada warga Wonosari. Berikutnya, tangan kedua menjual kepada warga yang berdomisili di Jakarta.
Tanah serta bangunan kosong tidak terpakai. Menurut Kades, pemilik terakhir mempercayakan Marjoyo agar dia merawat dan menjaganya.
“Mulai pembeli pertama hingga ke dua, yang dipercaya merawat tempat tersebut memang mbah Marjoyo,” jelas Kades Mulo.
Dia menambahkan yang dilakukan warga sekarang hanya membongkar dinding batako dan bambu.
“Untuk membongkar seluruh bangunan, warga saya sarankan meminta ijin pemilik,” ujar Kades.
Terkait gandir, Kades Mulo berharap, peristiwa Marjoyo adalah yang terakhir kali di Gunungkidul. (Ag/ig)
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…
BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…