TANJUNGSARI, Sabtu Pahing-Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI biasanya banyak diselenggarakan aneka lomba dan pertandingan. Mulai dari makan kerupuk, balap karung, panjat pinang dan lainnya. Lain halnya dengan yang dilakukan aparat Polsek Tanjungsari. Bekerjasama dengan Polres Gunungkidul menggelar turnamen olahraga menembak bertajuk Bhayangkara Shooting Tournament 2017 di Lapangan Wahana Bhakti Desa Kemiri, Sabtu dan Minggu, 5-6/08/2017.
Menurut Kapolsek Tanjungsari, AKP Basuki Triyono, kejuaraan menembak ini terbuka untuk umum maupun lokal Gunungkidul.
“Menggunakan senapan angin kaliber 4,5 mm dan ada 2 kelas yang dipertandingkan. Yakni kelas senapan pompa dan kelas senapan PCP alias gejluk,” jelasnya.
Dari 2 kelas tersebut, lanjut Basuki, masih dibagi menjadi 3 kategori lagi. 3 posisi kurang 25 meter, multi ring dan bench rest atau 30 meter untuk senapan pompa dan 40 meter senapan PCP.
“Pemenang 1, 2, 3 mendapatkan medali, piagam penghargaan dan uang pembinaan di masing-masing kelas. Biaya pendaftaran Rp 25.000,- untuk satu jenis pertandingan yang diikuti,” tambahnya.
Dibandingkan dengan cabang olahraga lain, menembak merupakan olahraga yang memerlukan kesinambungan kerja antara aksi dan reaksi dengan baik. Dengan demikian, setiap penembak harus memiliki ketenangan, ketahanan dan pengontrolan diri. Melalui olahraga menembak seseorang dilatih dan dituntut untuk dapat berkonsentrasi tinggi, mampu mengendalikan diri dan berani mengambil keputusan secara cepat dan tepat. Itulah tujuannya diselenggarakan Bhayangkara Shooting Tournament. Red






