WONOSARI, Kamis Pahing–Satuan Kerja (Satker) Jalan Nasional menepis keluhan Andi Defanto, yang menyatakan penggunaan tanah warga tanpa ganti rugi untuk perbaikan jalan ambrol di Pedotan Wetan, Kecamatan Patuk, Gunungkidul. Berita terkait https://infogunungkidul.com/detail.php?id=5276/red/
Melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Gunungkidul, Ir. Eddy Praptono, Satker Jalan Nasional menyatakan, telah berembuk dengan keluarga Sri Lestari, dan tidak ada masalah.
“Kemarin, PPK koordinasi dengan pemilik tanah sekitar lokasi jalan ambrol, anaknya juga sudah oke,” ujar Eddy mengutip jawaban Satker, (1/2).
Petugas dari Satker Jalan Nasional mengklaim sekaligus menduga, bahwa yang protes di pemberitaan itu merupakan anak Sri Lestari yang lain. Sementara fakta menunjukkan Andi Defanto adalah anak satu-satunya.
Dikatakan secara tegas, bahwa hasil desain tidak menggunakan tanah warga. Pemerintah melakukan perbaikan di area ruang milik jalan (rumija), atau ruang yang berada pada pendestrian sisi kiri dan kanan jalan.
Kementrian PUPR menterjemahkan rumija sebagai jalur tanah tertentu di luar ruang manfaat jalan.
Sejauh pemantauan media, kerusakan jalan belum dikerjakan, tetapi batu mulai didatangkan, bertumpuk di sekitar jalan ambrol. Redaksi
BANTUL - RABU PON, SEORANG pria berinisial AS (34) warga Panggang, Gunungkidul, ditangkap polisi usai…
GUNUNGKIDUL-RABU PON, Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…
YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…